Relawan Muhammadiyah Jawa Timur terdiri dari MDMC–LAZISMU kembali menggelar aksi kemanusiaan bagi warga terdampak bencana banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Aksi kemanusiaan ini berlangsung sejak Rabu hingga Jumat, (17-19/12/2025), di Masjid Baiturrahman, Dusun Suka Ramai, Desa Sekoci, Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.
Hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga terendam air setinggi sekitar dua meter. Kawasan perkebunan kelapa sawit juga tidak luput dari terjangan banjir bandang. Data sementara, di sekitar relawan berada mencatat sedikitnya 12 rumah hanyut dan hanya menyisakan lantai, sementara satu gedung sekolah sasar rusak berat dengan kondisi tersisa lantai dasar saja.
“Nyaris tidak tersisa bangunan rumah dan sekolahnya,” kata Aditio Yudono, salah satu Tim Relawan dari Muhammadiyah Jawa Timur.
Akibat bencana tersebut, warga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik yang lebih aman, seperti area kebun kelapa sawit, Kantor Kecamatan Besitang, serta rumah-rumah warga di dataran yang lebih tinggi. Kondisi ini mendorong Muhammadiyah melalui MDMC dan LAZISMU untuk melakukan respons cepat kemanusiaan.
PWM Jawa Timur mengerahkan relawan lintas unsur, melibatkan tim media RSI ‘Aisyiyah Malang serta tim psikososial dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan disuport Tim Relawan LAZISMU dan Universitas Muhammadiyah Sumatera.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Baiturrahman, relawan memberikan berbagai layanan kepada warga, antara lain layanan kesehatan gratis oleh tim RSIA Malang, penyaluran paket sembako, serta pemenuhan kebutuhan harian seperti perlengkapan mandi.
Layanan psikososial non-medis juga diberikan oleh tim UMM Malang untuk membantu pemulihan kondisi mental dan psikologis penyintas bencana.
Tidak ketinggalan Masjid Baiturrahman juga menerima bantuan dari LAZISMU berupa perangkat speaker, tandon air, dan pompa air. Seluruh peralatan masjid sebelumnya dilaporkan rusak akibat terendam banjir, sehingga bantuan ini diharapkan dapat menunjang kembali aktivitas ibadah dan kebutuhan air bersih warga.
“Alhamdulillah semoga bantuan dari tim kami dapat membantu meringankan dan mencukupi kebutuhan sementara,” imbuh Aditio, Wakil Ketua Bidang Distribusi LAZISMU Jatim.
Lebih lanjut Ia menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana.
“Tim relawan terus melakukan pendampingan dan berbagai layanan, baik kesehatan, pemenuhan air bersih, maupun kebutuhan pangan bagi warga terdampak,” ujarnya.
Hingga saat ini, lanjutnya, Tim Relawan Muhammadiyah Jawa Timur telah memberangkatan dua tim beserta bantuan dengan total penerima manfaat sementara mencapai sekitar 150 warga.
“Semoga warga penyintas dan seluruh korban bencana dapat bangkit kembali dan menyongsong masa depan dengan lebih baik,” pungkas Aditio. (M.Roissudin)
