Memulai KBM, Siswa MAN 3 Tapanuli Tengah Bersihkan Sekolah Pascabanjir

Para siswa dan guru bekerjabakti membersihkan sekolah pascabanjir. (ist)
www.majelistabligh.id -

Pada hari kedua kegiatan belajar mengajar (KBM), siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tapanuli Tengah bergotong royong membersihkan area sekolah pascabanjir dan tanah longsor. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mendukung pemulihan lingkungan belajar agar kembali bersih dan layak digunakan.

Aksi bersih-bersih berlangsung di sejumlah titik lingkungan madrasah yang masih terdampak, khususnya halaman dan akses jalan madrasah yang dipenuhi lumpur sisa banjir. Dengan peralatan sederhana peserta didik bekerja sama mengangkat dan meratakan lumpur yang menghambat aktivitas.

Kegiatan gotong royong ini melibatkan peserta didik dari berbagai kelas yang dengan penuh semangat turut ambil bagian. Meski madrasah belum sepenuhnya pulih, antusiasme peserta didik tetap tinggi sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan.

Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Juraida Siregar, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepedulian peserta didik dalam membantu pemulihan lingkungan madrasah. “Keterlibatan aktif peserta didik mencerminkan karakter tangguh dan rasa tanggung jawab yang kuat,” ujar Juraida Siregar di MAN 3 Tapanuli Tengah, Selasa (6/1/2026).

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter. Melalui aksi nyata peserta didik belajar tentang nilai gotong royong, kepedulian sosial dan keikhlasan dalam membantu sesama.

Juraida Siregar juga menyampaikan bahwa semangat kebersamaan seluruh warga madrasah menjadi modal utama dalam proses pemulihan. “Kegiatan bersih-bersih ini sekaligus menjadi upaya percepatan pemulihan lingkungan madrasah agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan lebih aman dan nyaman. Lingkungan yang bersih diharapkan dapat mendukung semangat belajar peserta didik,” ungkapnya.

Juraida juga mengajak seluruh warga madrasah untuk terus menjaga kebersihan dan saling membantu selama masa pemulihan pascabencana. Kerja sama yang baik dinilai menjadi kunci keberhasilan pemulihan madrasah.

Aksi nyata kepedulian lingkungan yang dilakukan peserta didik MAN 3 Tapanuli Tengah ini diharapkan dapat menjadi teladan serta memperkuat semangat gotong royong seluruh warga madrasah dalam menghadapi dan bangkit dari dampak bencana alam. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Search