3. Tawakal merupakan sifat para nabi dan rasul. Allâh SwT berfirman antara lain :
“Mengapa kami tidak akan bertawakal kepada Allâh padahal Dia telah memberi petunjuk kepada kami tentang jalan kami.” (Ibrahim [14]: 12)
Tawakal juga merupakan sifat dan pola hidup para Sahabat Nabi dan orang-orang yang beriman. Allâh SwT berfirman :
Yaitu orang-orang (para Sahabat Nabi Radhiyallahu anhum) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya manusia telah menghimpun pasukan untuk menyerang kamu, maka takutlah kamu kepada mereka”. Tetapi perkataan ini justeru menambahkan (kuatnya) keimanan para sahabat Nabi dan mereka menjawab: “Cukuplah Allâh menjadi Penolong kami dan Allâh adalah sebaik-baik Pelindung”. (Ali -Imran [3]: 173)
Allah SWT juga berfirman:
“Orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang apabila disebut nama Allâh, maka hati-hati mereka akan tergetar ketakutan, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Allâh, maka ayat-ayat itu akan menambah keimanan mereka dan mereka hanya bertawakal kepada Rabbnya.” (Al-Anfal [8]: 2).
5. Tawakkal membawa pelakunya serba kecukupan dan masuk surga. Allah SwT berfirman:
Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allâh, niscaya Allâh akan mencukupi (segla kebutuhan)nya. (Ath-Thalaq [65]: 3)
Rasulullah saw bersabda menjawab pertanyaan para Sahabatnya tentang tujuh puluh ribu orang yang masuk surga tanpa hisab :
“Mereka itu adalah orang-orang yang tidak meminta untuk diruqyah, tidak bertathayyur (takhayul dan khurafat), tidak melakukan pengobatan dengan cara kay, dan mereka bertawakal kepada Rabbnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Itulah beberapa alasan, mengapa kedudukan tawakal itu penting dan merupakan ibadah yang sangat mulia.
Jika setiap muslim mampu bertawakal dengan benar, maka kehidupannya akan demikian indah, meskipun sering diwarnai oleh ujian, cobaan dan tantangan.
Tawakal adalah sikap yang mengajarkan kita untuk terus berusaha sebaik mungkin,sas namun tetap menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.
Dalam setiap tantangan hidup, baik itu dalam bidang ekonomi, pendidikan, atau masalah sosial, tawakal membawa ketenangan dan kekuatan batin.
Dengan tawakal, seorang muslim tidak hanya menjadi hamba yang ikhlas, tetapi juga hamba yang optimistis, penuh harapan, dan yakin bahwa Allah SWT selalu memberikan yang terbaik. (*)
Artikel ini tayang di suaramuhammadiyah.id
Untuk mendapatkan update cepat silakan berlangganan di Google News
