Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti merasa terharu dengan semangat para siswa dan guru di daerah bencana Aceh, saat mengikuti upacara hari pertama sekolah semester genap 2026. Semangat belajar mereka sangat tinggi meski dalam kondisi serba darurat dan penuh keterbatasan.
“Saya terharu atas semangat anak anak dan tenaga pendidik. Mengawali semester genap 2026 ini dengan penuh semangat, meski dengan keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan akibat terjadinya bencana,” kata Abdul Mu’ti, dalam sambutannya sebagai Pembina Upacara Hari Pertama Sekolah Semester Genap 2026 Bersama Mendikdasmen, di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan, saat ini kondisi pascabencana memang belum pulih semuanya. Tetapi para siswa dan guru tetap masuk sekolah dan menjalankan proses belajar mengajar. “Saya salut atas ketegaran dan kesabaran kalian semua,” ungkap Abdul Mu’ti.

Pihaknya mengatakan bahwa musibah dan bencana yang terjadi ini bukanlah hukuman, tetapi suatu ujian untuk menguji umat manusia khususnya di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, agar dapat mengatasi masalah dengan percaya diri. Calon-calon pemimpin harus mengalami berbagai ujian dan rintangan, dan bagaimana mereka berusaha dan mampu mengatasi masalah dan ujian tersebut.
Meski masih dalam kesulitan, Abdul Mu’ti minta agar para siswa tidak boleh kehilangan optimisme dan putus asa. “Kita harus tetap optimis dan yakinlah kita akan songsong masa depan yang lebih baik,” tandasnya dan langsung disambut aplaus dari seluruh peserta upacara.
Dalam hari pertama masuk sekolah tersebut, memang terlihat para siswa dan guru dalam suasana prihatin. Tidak semua siswa dan guru mengenakan pakaian seragam seperti biasanya. Sebab banyak dari siswa sekolah tersebut menjadi korban bencana, dan banjir menghanyutkan rumah beserta isinya. Termasuk juga pakaian dan peralatan sekolah mereka.
“Tidak ada masalah kalian tidak pakai seragam, tetapi yang penting semangat belajar harus tetap menyala. Bangkit semangat, karena kalian adalah anak-anak Indonesia yang hebat, Anak-anak Aceh yang hebat,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti juga menyatakan bahwa saat ini sudah disiapkan alokasi anggaran untuk membangun kembali sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak. Tim Kemendikdasmen sudah memetakan prioritas mana yang harus ditangani lebih dulu. “Anggaran sudah kita siapkan dan segera berjalan,” tandasnya.
Usai upacara, Abdul Mu’ti secara simbolis memberikan School Kit pada para siswa dan guru. Dilanjutkan dengan Kegiatan Pagi Ceria dan Senam Anak Indonesia Hebat. Semua siswa terlihat cerita dan sejenak melupakan bencana yang telah terjadi. (nun)
