Menuju Zero Mistake, Jemaah Haji Diimbau Bijak dalam Barang Bawaan

www.majelistabligh.id -

Menjelang keberangkatan jamaah haji ke Tanah Suci, Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH 2025, Abdul Basir, mengingatkan seluruh calon jamaah agar bijak dalam membawa barang bawaan. Imbauan ini penting guna memastikan proses keberangkatan di bandara berjalan lancar dan tanpa kendala.

Menurut Basir, masih banyak jamaah yang belum sepenuhnya memahami ketentuan mengenai barang bawaan haji, baik dari sisi jenis barang yang diperbolehkan maupun batas maksimal berat koper. Ia menegaskan bahwa membawa barang-barang terlarang atau dikemas secara tidak tepat dapat menghambat pelayanan di bandara.

“Kami ingin memastikan tidak ada kesalahan, terutama dalam penyambutan kloter-kloter awal. Koordinasi intensif juga terus dilakukan antara Daker Bandara dan Daker Madinah,” ujar Abdul Basir, mengacu pada arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar agar pelayanan haji tahun ini mencapai target zero mistake.

Salah satu perhatian utama, lanjut Basir, adalah jumlah rokok yang dibawa jamaah. Rokok dalam jumlah besar tergolong sebagai barang yang tidak dianjurkan karena dapat memicu hambatan layanan, bahkan berpotensi disita oleh pihak bea cukai.

Basir juga menyoroti penggunaan lakban secara berlebihan dalam membungkus koper.

“Pengemasan berlebihan, terutama dengan lakban, bisa menimbulkan kecurigaan dan berisiko dibongkar oleh petugas bandara, khususnya saat tiba di Arab Saudi,” jelasnya.

  • Untuk itu, ia menekankan tiga hal penting yang perlu diperhatikan jamaah terkait barang bawaan:
  • Pahami barang yang boleh dibawa ke dalam kabin dan bagasi.
  • Hindari membawa barang terlarang, termasuk obat-obatan tertentu dan rokok dalam jumlah besar
  • Kemas makanan atau barang lainnya dengan wajar, hindari penggunaan lakban secara berlebihan.

Basir menambahkan, kelancaran proses keberangkatan sangat bergantung pada kepatuhan jamaah terhadap aturan barang bawaan. Jika barang disita oleh petugas, hal ini bisa menyebabkan keterlambatan dan mengganggu alur keberangkatan.

Dengan memahami dan mematuhi aturan tersebut, diharapkan perjalanan ibadah haji tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah. (afifun nidlom)

Tinggalkan Balasan

Search