MTs. Muhammadiyah Purwokerto Gelar Pengajian Wali Murid Sambut Ramadan

Pemberian penghargaan bagi santri penghafa Al Qur'an. (ist)
www.majelistabligh.id -

Sekitar 200 jamaah yang terdiri dari calon wali murid, wali murid, serta tamu undangan menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H yang digelar oleh MTs Muhammadiyah Purwokerto, Ahad (16/2/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Sekolah sebagai Madrasah Ramadan, Mencetak Siswa Berprestasi menuju Generasi Muttaqin.”

Tabligh Akbar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam membentuk karakter siswa yang unggul secara akademik sekaligus kokoh dalam nilai-nilai keislaman.

Direktur Pesantren Muallimin Muhammadiyah Purwokerto, KH. Amrulloh Sucipto,  mengatakan bahwa warga Muhammadiyah akan memulai puasa Ramadan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026, dengan salat Tarawih berjamaah dimulai sehari sebelumnya. Ia menekankan peran Pesantren Muallimin dalam membentuk generasi unggul yang tangguh, berkarakter, dan berkeadaban persyarikatan Muhammadiyah.

“Mari kita besarkan bersama pesantren ini agar calon-calon ulama, intelektual, dan aktivis persyarikatan lahir dari Pesantren Muallimin,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Kepala MTs Muhammadiyah Purwokerto, Neny Martiningsih, M.Pd, menyampaikan bahwa sekolah ini membekali siswa dengan ilmu, agama, dan keterampilan multi talenta melalui berbagai ekstrakurikuler. Ada 36 siswa yang mengikuti ujian Juz 29 dan Juz 30.

“MTs Muhammadiyah Purwokerto berkomitmen membentuk siswa yang cerdas, berprestasi, dan berkarakter melalui pendidikan akademik, agama, dan keterampilan multi talenta. Tahun ajaran 2026/2027, MTs membuka program boarding 25 siswa putra serta menyediakan beasiswa dan potongan biaya bagi pendaftar pada Tabligh Akbar,” ujar Neny.

Pada wali santri menghadiri pengajian akbar. (ist)
Pada wali santri menghadiri pengajian akbar. (ist)

Dalam kesempatan yang sama, H. Yapin, S.Pd, mewakili Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Banyumas sekaligus selaku Ketua Komite MTs Muhammadiyah Purwokerto mengapresiasi sinergi warga sekolah dan orang tua, sehingga Tabligh Akbar Ramadan 1447 H terselenggara sukses. Ia juga menyerahkan piagam penghargaan bagi siswa yang lulus Juz 29 dan 30.

“Keberhasilan Tabligh Akbar ini tidak lepas dari kerja sama dan komitmen seluruh warga MTs Muhammadiyah Purwokerto dan orang tua siswa. Selamat bagi siswa yang telah lulus Juz 29 dan 30,” ujar H. Yapin.

Puncak acara diisi dengan tausiah inspiratif dari KH. Drs. Ahmad Kifni. Dalam tausiyahnya, KH. Kifni mengajak seluruh orang tua memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum pembiasaan akhlak mulia di rumah, selaras dengan pembinaan di sekolah. Ia menekankan bahwa mencetak generasi muttaqin tidak hanya butuh kecerdasan intelektual, tetapi juga kekuatan spiritual, kedisiplinan ibadah, dan keteladanan orang tua.

Pendidikan putra-putri melalui Pesantren Muallimin tingkat MTs dan MA menjadi kunci lahirnya calon ulama, intelektual, dan kader militan yang tangguh, unggul, dan berkemajuan. “Bulan Ramadan harus dijadikan media untuk menciptakan generasi CEPRET: Cerdas, Berprestasi, dan Bertaqwa,” ujar KH. Ahmad Kifni.|| Tarqum Aziz (JurnalisMu Banyumas Raya)

Tinggalkan Balasan

Search