Muhammadiyah dan Uruguay Perkuat Program Gizi Lewat Pasokan Susu Berkualitas

Kunjungan duta besar Uruguay ke Kantor Muhammadiyah Yogyakarta. (ist)
www.majelistabligh.id -

Muhammadiyah dan Uruguay akan jalin kerja sama dalam penyediaan produk susu untuk mendukung program Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM). Program ini merupakan upaya persyarikatan mendukung sektor ketahanan pangan dan gizi di Indonesia.

Hal ini terungkap saat Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Cristina Gonzales, mengunjungi Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu (4/4/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama bilateral, khususnya di sektor ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Kunjungan tersebut disambut oleh Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, didampingi Ketua Koordinator Nasional Makan Bergizi Muhammadiyah M. Nurul Yamin. Kunjungan tersebut merupakan kali kedua, dimana pada kunjungan pertama berlangsung Jakarta pada 1 Juli 2025.

Uruguay merupakan salah satu negara di dunia dengan dairy product unggulan. Dalam pertemuan tersebut, dibahas peluang kerja sama penyediaan produk susu dari Uruguay.

Hilman menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem program yang tidak hanya membutuhkan dukungan dari sisi sumber daya, tetapi juga mitra strategis yang memiliki kapasitas dan efisiensi tinggi.

“Banyak hal telah kami persiapkan. Dalam mendukung program strategis di sektor ketahanan pangan ini, kami tidak hanya membutuhkan mitra yang kuat, tetapi juga efektif. Saat ini, legalisasi ekspor produk dairy dari Uruguay ke Indonesia telah disepakati. Ini menjadi peluang besar untuk memperkuat kolaborasi yang berdampak luas,” kata Hilman.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun ke depan masih terdapat berbagai tantangan, Muhammadiyah tetap optimistis bahwa kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Sementara Duta Besar Uruguay, Cristina Gonzales, menyampaikan komitmen negaranya untuk mendukung program peningkatan gizi di Indonesia melalui penyediaan produk susu berkualitas.

“Uruguay memiliki kapasitas besar dalam produksi produk peternakan, khususnya susu. Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan Indonesia, terutama dalam program Makan Bergizi Gratis. Kami yakin kerja sama ini akan memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak,” ungkap Cristina.

Sebagai Informasi tambahan, Muhammadiyah telah mengembangkan 187 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan total penerima manfaat mencapai 379.966 orang. Dengan cakupan program yang terus berkembang, kebutuhan akan pasokan pangan bergizi, termasuk produk susu, menjadi semakin penting.

Melalui kerja sama lintas negara ini, Muhammadiyah dan Uruguay diharapkan dapat menciptakan sinergi yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search