Dalam upaya konkret mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA) menjalin kerja sama strategis dengan Maybank Syariah Indonesia.
Kolaborasi ini menghasilkan peluncuran program pembiayaan pendidikan bergulir bertajuk Muhammadiyah Maybank Student Loan, yang secara resmi diserahkan kepada penerima pada sebuah agenda khusus.
Program ini dirancang untuk memberikan dukungan pendanaan pendidikan kepada mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang Strata 3 (S3) atau program pendidikan profesi, yang kerap membutuhkan pembiayaan yang besar.
Melalui skema pembiayaan bergulir, mahasiswa penerima dapat memperoleh bantuan dana yang fleksibel dan terjangkau, dengan harapan dapat menyelesaikan pendidikannya tepat waktu serta mengembalikannya agar dapat dimanfaatkan oleh penerima berikutnya.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Irwan Akib dalam sambutannya menegaskan, kehadiran perguruan tinggi Muhammadiyah bukan hanya diperuntukkan bagi warga Muhammadiyah semata, melainkan terbuka untuk semua lapisan masyarakat Indonesia.
Oleh karena itu, adanya program dana bergulir ini dianggap sebagai langkah konkret Muhammadiyah dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan inklusif.
“Program ini tentu akan sangat membantu para mahasiswa, khususnya mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi namun terkendala masalah pembiayaan. Ini adalah bentuk nyata dari misi Muhammadiyah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Irwan seperti dilansir di laman resmi PP Muhammadiyah, pada Sabtu (19/7/2025).
Direktur MSA Ahmad Romadhoni Surya Putra, menjelaskan bahwa program bantuan dana bergulir ini merupakan pendekatan inovatif yang menandai babak baru dalam strategi pembiayaan pendidikan tinggi Muhammadiyah.
Program ini, lanjutnya, menjadi wujud nyata komitmen MSA untuk mendorong keberlanjutan pendidikan, khususnya di kalangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).
Menurut Romadhoni, saat ini terdapat 80 calon penerima yang telah menunjukkan minat terhadap program ini.
Dia menegaskan bahwa MSA akan terus mengembangkan program ini agar mampu menjangkau lebih banyak mahasiswa, serta memberikan dampak positif bagi kelangsungan berbagai program studi di lingkungan PTMA.
“Bantuan ini bukan hanya memberikan dampak bagi individu penerima, tetapi juga berpotensi besar menguatkan kapasitas akademik dan pengembangan program studi di perguruan tinggi Muhammadiyah,” imbuhnya.
Pihak Maybank Syariah Indonesia pun menyambut hangat kolaborasi ini. Direktur Maybank Syariah, Romy Buchary, menyampaikan rasa bangganya karena institusinya dapat menjadi bagian dari program yang berdampak luas ini.
“Kami percaya bahwa program ini memiliki visi yang mulia dan implementasi yang strategis. Kami sangat bangga bisa berkontribusi dalam memperkuat sektor pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui kerja sama dengan Muhammadiyah,” tutur Romy.
Dia juga berharap agar kerja sama ini dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk pembiayaan pendidikan, tetapi juga melalui dukungan lain yang relevan dengan kebutuhan pengembangan SDM bangsa.
Dengan dukungan jaringan PTMA yang tersebar luas di seluruh Indonesia dan bahkan hingga luar negeri, program Muhammadiyah Maybank Student Loan ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, melainkan juga pilar jangka panjang dalam pembiayaan pendidikan tinggi di lingkungan Muhammadiyah.
Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara kekuatan sosial-keagamaan Muhammadiyah dan kekuatan finansial sektor perbankan syariah.
Harapannya, semakin banyak mahasiswa Indonesia dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus terkendala oleh faktor ekonomi, sehingga cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa benar-benar dapat diwujudkan secara merata. (bhisma)
