Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Akademi Dai Digital Muhammadiyah Sabtu -Ahad (21 – 22/6/2025). Dengan agenda ini membuktikan dai Muhammadiyah siap untuk bertarung di tengah hiruk pikuk dunia maya. Agenda yang mengusung tema “Dakwah Transformatif di Era Digital” ini diselenggarakan di Aula FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
Agenda yang menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, seperti Indriyanto Banyumurti (Pakar Siber ICT Wacth), Dr. Roni Tabroni M.Sos (Wakil ketua MPI PP Muhammadiyah), Deni Mulia B, M.I.Kom (Praktisi Media Digital Kompas TV), Dr. Rulli Nasrullah, M.Si. (Pakar Media Sosial), Malik MSN (Co-Founder AKDI), MH Kholis (Praktisi Media Sosial Garuda TV), dan Aan Ardianto (Jurnalis Senior).
Ketua LDK PP Muhammadiyah Muchammad Arifin, S.Ag. M.Ag menyampaikan dalam sambutannya bahwa agenda ini untuk meramaikan dunia virtual.
“Kita hidup di dalam dua dunia, dunia nyata dan dunia maya. Maka dalam perkembangan dunia digital dan informasi ini kita harus mampu bersaing dengan konten negatif,” tegasnya
“Kita harus mampu menembus komunitas ini ke dalam dunia virtual. Sehingga setelah agenda ini harus ada produk nyata yang menjadi tindak lanjut,” imbuhnya.
Ketua PP Muhammadiyah Dr. K.H. Saad Ibrahim, M.A memberikan amanat kepada seluruh peserta bahwa dai ini tugasnya berdakwah, maka apirit Surat Ali Imran 104 juga harus diimplementasikan di dunia digital.
“Namun yang menjadi catatan adalah, digital itu karya manusia, maka harus di bawahnya manusia, harus tunduk dan dikuasai bukan malah sebaliknya,” tegasnya.
Ketua PP Muhammadiyah sangat mengapresiasi agenda ini namun memberikan penegasan bahwa kita tidak cukup hanya di bidang dakwah, namun harus berkuasa. “Termasuk dunia digital, kita harus menguasainya, ruang digital harus kita pegang,” tandasnya
Akademi ini hadir untuk mencerahkan dan menggembirakan, maka para dai diajarkan untuk cara menguasai dan ahli di dunia digital sebagai bekal semangat dan bertarung dalam arena dakwah di dunia maya. (moch. muzaki)
