Muhammadiyah Menetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 M

www.majelistabligh.id -

Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) PP Muhammadiyah memberikan keterangan pers terkait penetapan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M. Penetapan awal bulan Syawal 1447 H dilakukan dengan merujuk pada Keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah tentang Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Keputusan tersebut menetapkan kriteria global yang mewujudkan penyatuan awal bulan hijriah di seluruh dunia berdasarkan parameter astronomis yang terpenuhi di kawasan mana pun. Kriteria KHGT yang digunakan sebagai acuan adalah sebagai berikut:

  1. Seluruh dunia dianggap satu kesatuan matlak; bulan baru dimulai serentak.
  2. Bulan baru dimulai apabila di suatu tempat di dunia sebelum pukul 24.00 UTC telah terpenuhi kriteria elongasi 8 derajat dan tinggi hilal 5 derajat saat matahari terbenam.
  3. Jika kriteria terpenuhi setelah pukul 24.00 UTC, bulan baru tetap dimulai dengan syarat: parameter terpenuhi di suatu tempat di daratan Benua Amerika dan ijtimak terjadi sebelum fajar di New Zealand.

Data astronomis yang diperoleh menunjukkan bahwa seluruh kriteria KHGT untuk bulan Syawal 1447 H telah terpenuhi, sehingga 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M. Data astronomi yang menjadi dasar penetapan adalah:

  1. Ijtimak terjadi pada hari Kamis Kliwon, 19 Maret 2026 M, pukul 01:23:28 UTC.
  2. Data lokasi pertama yang memenuhi parameter di koordinat 64° 59′ 57.47″ LU, 42° 3′ 3.47″ BT menunjukkan:
  • Matahari terbenam lokal pukul 18:12:15 (UTC+3) atau 15:24:03 UTC.
  • Ketinggian bulan: 6,49 derajat (≥ 5 derajat).
  • Elongasi bulan: 8 derajat (≥ 8 derajat).
  1. Parameter Kalender Global juga terpenuhi di wilayah Makkah, Saudi Arabia (Lintang 21° 25′ 22″ LU, Bujur 39° 49′ 31″ BT, Zona +3) dengan kondisi:
  • Matahari terbenam pukul 18:34:04 LT (15:34:04 UTC).
  • Tinggi bulan geosentrik saat matahari terbenam: +06° 09′ 09″ (≥ 5 derajat).
  • Elongasi geosentrik: 08° 05′ 24″ (≥ 8 derajat).
  1. Waktu Fajar di New Zealand (Fajar NZ) tercatat pada Kamis Kliwon, 19 Maret 2026 pukul 16:50:02 UTC.

Berdasarkan data astronomis yang ada, kriteria utama Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) telah terpenuhi. Parameter elongasi geosentrik mencapai 8 derajat dan tinggi hilal mencapai 5 derajat juga telah terpenuhi di wilayah Makkah dan lokasi lainnya sebelum pukul 24.00 UTC.

Di Makkah, matahari terbenam pada pukul 15:34:04 UTC dengan tinggi bulan +06° 09′ 09″ dan elongasi 08° 05′ 24″, melampaui ambang batas yang ditetapkan. Sebagai konfirmasi, data lokasi hilal pertama juga menunjukkan nilai tinggi bulan 6,49 derajat dan elongasi 8 derajat, yang semakin menguatkan bahwa parameter KHGT secara global telah dipenuhi.

Dengan demikian, berdasarkan data astronomis yang memenuhi kriteria KHGT yaitu adanya wilayah di dunia (Makkah dan lokasi lainnya) yang mengalami elongasi 8 derajat dan tinggi hilal 5 derajat saat matahari terbenam sebelum pukul 24.00 UTC, maka ditetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M. Penetapan ini berlaku secara global sebagai awal bulan Syawal yang menyatukan seluruh kawasan dunia dalam satu kalender hijriah.

Muhammadiyah memandang bahwa penyatuan kalender hijriah global merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat ditunda, bukan sekadar gagasan ideal yang jauh dari realitas. Implementasi KHGT menjadi manifestasi nyata dari komitmen tersebut sekaligus undangan terbuka bagi seluruh elemen umat Islam untuk mendalami dan mengadopsinya.

Implementasi KHGT adalah upaya pelunasan hutang peradaban Islam yang telah berusia empat belas abad. Sepanjang kurun waktu tersebut, umat Islam dunia belum memiliki sistem kalender yang unifikatif, sehingga seringkali terjebak dalam ketidakpastian koordinasi waktu berskala global.

Demikianlah penjelasan ini kami sampaikan sebagai pedoman bagi segenap warga Persyarikatan Muhammadiyah dan masyarakat pada umumnya. Semoga Allah Swt senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua. Marilah kita menyambut kedatangan 1 Syawal 1447 H dengan hati yang lapang, penuh kegembiraan, semangat saling memaafkan dan mempererat jalinan silaturahim. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search