PDPM dan Majelis Tarjih Tulungagung Luncurkan Sekolah Tarjih, Teguhkan Dakwah Ilmiah

www.majelistabligh.id -

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Tulungagung berkolaborasi dengan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulungagung meluncurkan program Sekolah Tarjih pada Ahad (18/5/2025) di Masjid Ahmad Dahlan, Desa Jepun, Kabupaten Tulungagung.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 50 peserta dari kalangan pimpinan Ortom, Amal Usaha Muhammadiyah, serta kader muda Muhammadiyah dari berbagai cabang dan ranting.

Acara ini menghadirkan Dr. Aji Damanuri, M.Pd.I sebagai pemateri utama. Ia adalah Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Ponorogo sekaligus Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah Tulungagung.

PDPM dan Majelis Tarjih Tulungagung Luncurkan Sekolah Tarjih, Teguhkan Dakwah Ilmiah
Launching Sekolah Tarjih hasil kolaborasi PDPM dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Tulungagung. (foto; nizam)

Dalam materinya, Dr. Aji menegaskan bahwa program Sekolah Tarjih merupakan bentuk konkret pembinaan ideologis kader Muhammadiyah, khususnya di kalangan pemuda. Menurutnya, manhaj tarjih yang dikembangkan Muhammadiyah adalah alat penting untuk menghadapi dinamika pemikiran keislaman yang terus berubah.

“Tarjih tidak hanya memilih pendapat yang paling kuat, tapi juga membentuk cara pandang yang berilmu, kritis, dan mencerahkan. Ini sangat penting bagi generasi muda Muhammadiyah agar tidak mudah terjebak dalam paham keislaman yang ekstrem atau kaku,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, dalam era digital saat ini, marak penyebaran informasi keagamaan yang tidak valid dan menyesatkan. Oleh sebab itu, penting bagi kader Muhammadiyah untuk memahami Islam secara metodologis, bukan hanya berdasarkan teks, tetapi juga konteks.

Sementara itu, Ketua PDPM Tulungagung Candra Tri Wahyudi mengatakan bahwa Sekolah Tarjih lahir dari kegelisahan akan rendahnya literasi tarjih di kalangan pemuda. Melalui program ini, pihaknya ingin menciptakan ruang kaderisasi pemikiran Islam yang sistematis dan konsisten.

“Program ini bukan hanya kajian, tapi menjadi sekolah pemikiran yang akan mengakar kuat dalam membentuk karakter kader. Kami akan jadikan ini sebagai agenda berkelanjutan,” ujar Candra.

Sekolah Tarjih akan diselenggarakan secara berkala dengan modul pembelajaran mencakup pengantar manhaj tarjih Muhammadiyah, metodologi istinbath hukum Islam, serta respons tarjih terhadap isu-isu kontemporer seperti fikih lingkungan, fikih perempuan, hingga fikih minoritas.

Peluncuran program ditandai dengan penyerahan buku Manhaj Tarjih Muhammadiyah oleh Dr. Aji Damanuri kepada PDPM Tulungagung, disaksikan para tokoh Muhammadiyah, perwakilan Ortom, serta jamaah masjid setempat.

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Tulungagung tersebut menyatakan bahwa Sekolah Tarjih ini akan diintegrasikan dalam agenda resmi majelis tarjih agar menjadi gerakan dakwah yang menyentuh lapisan akar rumput.

Acara berlangsung dalam suasana khidmat, diakhiri dengan diskusi interaktif yang menggugah semangat peserta. Antusiasme tinggi terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang muncul sepanjang sesi diskusi.

Dengan diluncurkannya Sekolah Tarjih ini, Muhammadiyah Tulungagung menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat dakwah ilmiah dan pembaruan pemikiran Islam, sejalan dengan cita-cita dakwah Islam berkemajuan. (muhammad khoirun nizam)

Tinggalkan Balasan

Search