Tulisan ini buat mereka yang selalu kalah sama waktu subuh, yang salat subuhnya suka telat, yang salat subuhnya gak pernah berjemaah di masjid.
Barang siapa menaklukkan subuhnya, maka ia akan menaklukkan dunia. Saat orang masih tidur bahkan berpeluh keringat dosa, para pejuang subuh berwudu. Saat orang lain tidur, mereka bersujud menyeru kemenangan.
Mereka, para pejuang subuh, adalah orang-orang yang lebih bangga menenteng sajadahnya, ketimbang membawa pacarnya kemana-mana.
Bukan masalah jomblo atau tidaknya, tapi tentang memilih untuk lebih mencintai Tuhan ketimbang dunia dan seisinya.
Jangan khawatir apakah mentari akan datang atau tidak. Jangan khawatir apakah rasa letihmu akan tergadai atau tidak.
Bangunlah…!!!
Pastikan kita ada dalam barisan subuh itu.
Bukankah menjaga subuh memang begitu berat dan butuh kesabaran? Maka dari itu, Allah bersama orang-orang yang sabar. Percayalah bahwa bersabar itu belajar setia, bukan pada siapa, tapi pada apa, pada apa yg kita sebut sebagai “niat.”
Sejak ribuan tahun yang lalu, orang- orang saleh terbangun untuk beribadah di tengah malam tanpa harus dibantu oleh alarm atau gadget apapun, tapi cukup hanya dengan kuatnya “niat.”
Ingatlah, perumpamaan pemuda yang tak mampu menaklukkan subuhnya seperti embun pagi yang lenyap dari puncak bukit. Tak tangguh, lemah tak bermakna. Meski Allah tak menjanjikan langit selalu biru, bunga selalu mekar, atau mentari selalu bersinar, tapi Allah telah menjanjikan kekuatan bagi para pejuang subuh.
Ingatlah,
“Sesungguhnya salat yang paling berat bagi orang- orang munafik adalah salat isya dan… subuh.” (HR.Bukhari Muslim)
Kehidupan itu bukan hanya untuk melampaui orang lain, tapi melampaui diri sendiri, untuk mengalahkan rasa kantuk lalu bangkit berdiri untuk mendirikan ibadah di permulaan hari. Mereka yang mengerti, akan menjemput subuhnya meski dalam keadaan merangkak, karena itulah cahaya terang di kegelapan hari kiamat kelak.
Jadi, apalagi yang membuatmu ragu?
Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:
“Tidak boleh bagi seorang muslim untuk begadang yang mengakibatkan menelantarkan salat subuh secara berjemaah atau mengerjakannya tidak tepat pada waktunya, walau dia begadang untuk membaca Al Qur’an atau menuntut ilmu.”
“Jagalah salatmu, ALLAH akan menjagamu”
Wajib bagi setiap muslim adalah mengerjakan salat tepat pada waktunya, sedangkan mengerjakan salat di awal waktu menunjukan afdholiyah atau keutamaan.
Selamat menjalankan ibadah salat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita
Aamiin Allahumma Aamiin. || ismirzaf@gmail.com
