Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya akan menggelar pelantikan wakil rektor untuk masa jabatan 2026-2029 pada Senin (10/3/2025). Acara ini akan berlangsung di lantai 13 Gedung At-Tauhid Tower UM Surabaya dan dijadwalkan dimulai pukul 15.00 WIB.
Pelantikan ini menjadi momen penting dalam perjalanan kepemimpinan UM Surabaya, menandai regenerasi dalam jajaran pimpinan universitas. Acara ini akan dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Dr. dr. Sukadiono, MM serta Sekretaris Majelis Dikti Litbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Ahmad Muttaqin, S.Ag, M.Ag, MA, Ph.D, serta
Kehadiran kedua tokoh ini menegaskan pentingnya momentum pelantikan dalam memperkuat tata kelola universitas ke depan.
Untuk diketahui, Rektor U U Surabaya Dr. Mundakir, S.Kep, Ns, M.Kep, FISQua secara resmi mengangkat empat Wakil Rektor baru untuk periode mendatang. Adapun nama-nama Wakil Rektor yang akan dilantik adalah:
1. Dr. dr. Muhammad Anas, Sp.OG – Wakil Rektor Bidang Akademik, Mutu, dan AIK
2. Dr. Endah Hendarwati, S.E., M.Pd – Wakil Rektor Bidang Keuangan, Aset, dan Infrastruktur
3. Dr. Nur Mukarromah, S.KM., M.Kes – Wakil Rektor Bidang SDI, Kemahasiswaan, dan Kewirausahaan
4. Radius Setiyawan, S.Pd, MA – Wakil Rektor Bidang Riset, Kerjasama, dan Digitalisasi
Sejak Jumat (7/3/2025), surat keputusan pengangkatan telah diserahkan secara simbolis oleh Rektor kepada keempat pejabat baru. Keputusan ini menandai dimulainya tanggung jawab baru dalam mengelola dan mengembangkan universitas sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.

Sementara itu, suasana pelataran kampus UM Surabaya sejak Ahad (9/3/2025) semakin semarak dengan hadirnya puluhan karangan bunga ucapan selamat yang dikirim oleh berbagai pihak. Karangan bunga ini datang dari kalangan akademisi, mitra industri, hingga organisasi mahasiswa, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kepemimpinan baru di UM Surabaya.
Sebelumnya, Mundakir menyampaikan harapannya agar para wakil rektor yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital dan globalisasi.
“Semoga dengan kepemimpinan baru ini, UM Surabaya semakin maju dalam bidang akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Mundakir.
Pelantikan Wakil Rektor UM Surabaya periode 2026-2029 bukan sekadar seremoni, melainkan titik loncatan menuju masa depan yang lebih dinamis. Dengan kepemimpinan baru, UM Surabaya bukan hanya beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga berani menciptakannya. Dari ruang-ruang akademik hingga jejaring global, UM Surabaya siap melangkah lebih jauh, lebih cepat, dan lebih bermakna bagi negeri. (wh)
