Pemuda Bukan Penonton Sejarah, Tapi Penentu Arah Bangsa!

*) Oleh : Ubaidillah Ichsan, S. Pd. K.Mdy
Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TSPM) Pimda 030 Jombang 
www.majelistabligh.id -

“Youth is the best time to sow the seeds of change. Later, we will harvest the fruit together.”

(Masa muda adalah waktu terbaik untuk menabur benih-benih perubahan. Kelak, kita akan memanen buahnya bersama)

Masa muda adalah periode krusial penuh idealisme, semangat membara, dan keberanian menentang penindasan.

Pemuda adalah agen perubahan sejati, berpotensi besar mengguncang dunia dan memegang teguh masa depan bangsa.

Sebagaimana pidato terkenal Soekarno, “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia,” menunjukkan keyakinan mendalam pada kekuatan transformatif generasi muda.

Dengan visi progresif dan semangat juang tak gentar demi kemajuan bangsa, pemuda wajib bersemangat dalam menempuh pendidikan.

Pendidikan adalah kunci pengembangan potensi, pembentukan karakter, serta bekal ilmu dan keterampilan esensial untuk masa depan gemilang.

Allah SWT berfirman:

نَّحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُم بِٱلْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ ءَامَنُوا۟ بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَٰهُمْ هُدًى

“Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.” (Qs.Al-Kahf :13)

Ayat ini mengisahkan Ashabul Kahfi (Penghuni Gua), sekelompok pemuda yang teguh mempertahankan iman mereka di tengah tekanan.

Ini menunjukkan bagaimana Allah memuji pemuda yang memiliki keyakinan kuat dan ketaatan. Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah saw pernah menasehati seseorang:

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara:(1) Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,(2) Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,(3) Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,(4) Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,(5) Hidupmu sebelum datang matimu.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya 4: 341)

Hadis ini menekankan pentingnya memanfaatkan masa muda sebagai waktu yang penuh potensi dan energi untuk melakukan kebaikan, termasuk menuntut ilmu dan berkontribusi bagi masyarakat.

Jadi, Pemuda adalah investasi terbesar sebuah bangsa. Dengan semangat idealisme, keberanian, dan didukung pendidikan yang mumpuni, pemuda memiliki peran sentral dalam membawa perubahan positif dan menentukan arah masa depan.

Oleh karena itu, penting bagi setiap pemuda untuk terus mengembangkan diri, berilmu, dan berkontribusi aktif demi kemajuan bangsa.

Semoga bermanfaat. (*)

Tinggalkan Balasan

Search