Pendidikan Muhammadiyah di Kalimantan Siap Bertransformasi Melalui Edupreneurship

www.majelistabligh.id -

Pendidikan Muhammadiyah di wilayah Kalimantan siap menyongsong era baru dengan semangat edupreneurship melalui pelaksanaan Pendidikan Khusus Pimpinan (Diksuspim) Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Muhammadiyah Regional Kalimantan. Kegiatan yang berlangsung pada 27-29 Juni 2025 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Selatan, Banjarbaru, ini mengusung tema “Edupreneurship: Transformasi Pendidikan Muhammadiyah yang Unggul dan Berkemajuan”.

Diksuspim ini diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) se-Kalimantan (kecuali Kalimantan Barat) yang membidangi pendidikan, Ketua dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PWM se-Kalimantan, serta utusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang membidangi Dikdasmen se Kalimantan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Didik Suhardi, Ph.D  dan ditutup oleh Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd.

Dalam laporannya, KH. Pahri, S.Ag., MM, selaku Direktur Diksuspala dan Penjaminan Mutu Nasional Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, menyampaikan urgensi kegiatan ini.

“Para pimpinan persyarikatan dan pengelola pendidikan yang diamanahi dalam mengembangkan sekolah/madrasah Muhammadiyah dipandang perlu memiliki pengetahuan, wawasan, dan kompetensi dalam edupreneurship,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, Diksuspim ini bukan hanya sekadar forum penambah pengetahuan, melainkan wadah untuk memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, dan menyelaraskan misi dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah. Tujuannya agar Majelis Dikdasmen dan PNF dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, sehingga mampu membawa pendidikan Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Prof. Dr. H. Ridhahani Fidzi, M.Pd, Ketua PW Muhammadiyah Kalimantan Selatan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas penunjukan Kalsel sebagai tuan rumah Diksuspim regional Kalimantan. Ia berharap kegiatan ini berjalan sukses dan membawa keberkahan serta kemajuan bagi dunia pendidikan di Kalimantan, khususnya yang dibina oleh Muhammadiyah di berbagai tingkatan.

Hal senada disampaikan Yuli Haryanto, SE., M.Si, Kepala BPMP Kalimantan Selatan. Ia mengucapkan terima kasih atas penunjukan lembaganya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan dan berharap kerja sama yang baik ini akan terus terjalin dan ditingkatkan di masa mendatang.

Dalam sambutan pembukaannya, Didik Suhardi, Ph.D, menjelaskan bahwa materi yang disampaikan dalam Diksuspim ini secara umum membahas peneguhan ideologi dan gerakan pendidikan Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan, serta edupreneurship: pendidikan Muhammadiyah yang mandiri dan berkelanjutan.

Materi khusus mencakup Growth Mindset for School Development, Visioning, Menggerakkan Pendidikan Berjejaring, Clinical Supervision, Case Study, dan Action Plan.

Pelaksanaan Diksuspim berjalan dengan lancar sejak acara pembukaan, sampai dengan penutupan tanggal 29 Juni 2025. Kegiatan pembelajaran terbagi dalam empat kelas, dilengkapi dengan pretest dan posttest. Kehadiran seluruh fasilitator dan antusiasme peserta yang tinggi menjadikan seluruh jadwal pembelajaran diikuti dengan semangat.

Pada acara penutupan, KH. Pahri, S.Ag, MM, kembali menyampaikan kegembiraannya atas semangat dan antusiasme para peserta. Hal ini menambah keyakinan akan prospek baik bagi perkembangan pendidikan Muhammadiyah di Kalimantan, khususnya dalam peningkatan jumlah siswa di sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Sementara itu, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd, Ketua PP Muhammadiyah, menekankan bahwa Diksuspim ini merupakan agenda penting dalam rangka menguatkan nilai-nilai Al-Islam dan meneguhkan ideologi Muhammadiyah pada pimpinan Majelis Dikdasmen dan PNF di tingkat PWM, PDM, dan PCM.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan meningkatkan harmonisasi dan sinergitas program majelis dengan ekosistem pendidikan Muhammadiyah, serta meningkatkan komitmen dan loyalitas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi Majelis Dikdasmen dan PNF PWM/PDM.

Ke depannya, Diksuspim diharapkan mampu menggerakkan sekolah/madrasah Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas layanan dan kuantitas penerimaan murid baru, serta mendampingi sekolah/madrasah Muhammadiyah dalam meningkatkan edupreneurship untuk kemandirian di wilayah Kalimantan.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat kembali ke daerah masing-masing dengan semangat baru dan strategi yang lebih matang dalam membangun pendidikan Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan mandiri di wilayah Kalimantan. (amir hady)

Tinggalkan Balasan

Search