Pererat Ukhuwah dan Mutu Pendidikan, K3S SD/MI Muhammadiyah Surabaya Jalin MoU dengan Sekolah Indonesia Makkah

Dari kanan ke kiri: Ust. Muhammad Naim, M.Pd., Mewakili Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya, Amang Muazam, M.Pd.I, Ketua K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya, Mustafa, M.Pd., Kepala Sekolah Indonesia Makkah, dan Rohim, M.Pd., Sekretaris K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya.
www.majelistabligh.id -

Momentum ibadah umrah dimanfaatkan secara produktif oleh jajaran pendidik Muhammadiyah Kota Surabaya. Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Indonesia Makkah (SIM), Kamis (22/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung hangat di gedung Sekolah Indonesia Makkah ini dihadiri langsung oleh Ketua K3S SD/MI Muhammadiyah Surabaya, Ustaz Amang Muazam, M.Pd.I., seluruh Kepala SD/MI  Muhammadiyah se-Kota Surabaya, dan Kepala Sekolah Indonesia Makkah, Ustaz Mustafa, S.Pd., M.Pd. serta jajaran pimpinan lainnya.

Selain kesepakatan kolektif di tingkat K3S, seluruh Kepala SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya juga melakukan penandatanganan MoU secara mandiri atas nama lembaga masing-masing. Mulai dari SD Muhammadiyah 2, 3, 4, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 24, 26, 29, dan MI Muhammadiyah 5, 23, 25, 27, 28 termasuk di antaranya SD Muhammadiyah 6 (Musix) Gadung Surabaya.

Fokus pada SDM dan Studi Komparatif

Tujuan utama dari kolaborasi internasional ini adalah untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penguatan kerja sama melalui studi komparatif (comparative study).

Foto Bersama Kepala SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya
Foto Bersama Kepala SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya

Dalam sambutannya, Ketua K3S Ustaz Amang Muazam mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya. Menurutnya, kunjungan ini merupakan perpaduan antara ketaatan spiritual dan semangat belajar. “Hari ini adalah hari yang bahagia. Selain menunaikan ibadah umrah, kami bisa bersilaturahmi ke Sekolah Indonesia Makkah. Semua atas rida Allah SWT,” ujar Ustaz Amang.

Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi ajang untuk memperkenalkan sekolah-sekolah Muhammadiyah sekaligus ngangsu kaweruh (menimba ilmu). Beliau berharap sinergi ini memiliki tindak lanjut nyata, terutama terkait mutasi siswa antarnegara.

“Harapannya ada tindak lanjut, biasanya ada anak luar negeri yang ingin mutasi ke Indonesia, begitu juga sebaliknya,” imbuhnya.

Ketangguhan di Tengah Keterbatasan

Kepala SIM, Ustaz Mustafa, menyambut baik kehadiran rombongan dari Surabaya. Ia memaparkan profil sekolah yang melayani empat jenjang pendidikan (TK, SD, SMP, SMA) dengan total 400 siswa. Namun, ia tidak menampik adanya tantangan besar terkait rasio guru dan beban mengajar.

“Satu guru minimal mengajar 42 jam mengajar (SJM), bahkan ada yang mencapai 52 SJM setiap pekan. Kami juga dituntut mengajar mata pelajaran yang bukan kompetensi asli kami,” ungkap Mustafa.

Munahar, M.Pd., Kepala SD Muhammadiyah 6 Surabaya saat menyerahkan vandel Gen Q
Munahar, M.Pd., Kepala SD Muhammadiyah 6 Surabaya saat menyerahkan vandel Gen Q

Meski demikian, semangat pengabdian menjadi kunci utama. “Dengan motivasi menjalankan amanah, kami lakukan maksimal sehingga kami bisa mengerjakan banyak hal di tengah keterbatasan,” tegasnya.

Ketangguhan SIM ini menuai apresiasi, salah satunya dari Kepala SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya, Munahar, M.Pd. Ia mengaku mendapat pelajaran berharga tentang rasa syukur dan kesabaran.

“Kami belajar untuk tangguh. Dalam kondisi terbatas, sekolah ini tetap survive dengan prestasi dan istiqamah mendidik anak-anak Indonesia di Makkah,” puji Munahar dalam sesi dialog.

Cindera Mata Filosofis “Gen Q”

Sebagai simbol dimulainya kerja sama, SD Muhammadiyah 6 Surabaya memberikan vandel istimewa berlogo Gen Q kepada pihak SIM. Munahar menjelaskan bahwa logo tersebut bukan sekadar gambar, melainkan sarat akan nilai filosofis.

“Logo berbentuk angka 6 warna emas melambangkan SD Musix sekaligus rukun iman yang berjumlah enam. Di dalamnya terdapat huruf Q yang bermakna Gen Q (Generasi Qurani),” jelasnya.

Melalui MoU ini, Munahar berharap akan lahir sinergi yang melahirkan generasi-generasi penghafal dan pengamal Al-Qur’an. “Kami berharap sinergi ini menghasilkan Generasi Quran yang akan memimpin dunia dengan kemenangan dan kejayaan Islam,” pungkasnya. || Munahar dari Mekkah

 

Tinggalkan Balasan

Search