Suasana haru mewarnai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar SD Muhammadiyah Nganjuk pada Jumat (2/5/2025). Dalam peringatan kali ini, sekolah menyelenggarakan kegiatan menulis surat untuk guru sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih dari para siswa kepada para pendidik mereka.
Kepala SD Muhammadiyah Nganjuk, Binti Nurhayati, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai hormat dan penghargaan terhadap guru sejak dini.
“Hampir semua tokoh bangsa lahir dari rahim pendidikan, yang dimulai dari satu huruf yang diajarkan oleh guru,” ujarnya.
Salah satu momen paling menyentuh terjadi saat Ahmad Zafrand Rais, siswa kelas 3, membacakan suratnya di hadapan para guru. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan, “Terima kasih, Guruku, atas segala ilmu yang engkau ajarkan. Semoga menjadi pencerah hidup kami.”
Sementara itu, Ahmad Zacky Mirza, siswa kelas 5, menulis dalam suratnya, “Terima kasih sudah sabar membimbing kami sehingga kami bisa mandiri.”
Baca juga: SD Muhammadiyah Nganjuk Sabet Empat Medali di Ajang O2SN 2025
Puluhan surat yang ditulis dan dihias sendiri oleh para siswa dibacakan dalam suasana penuh haru. Tema kegiatan ini adalah “Guruku Pahlawanku”, yang semakin mempererat hubungan emosional antara guru dan siswa. Para guru pun tampak terharu menerima ungkapan tulus dari murid-murid mereka.
Binti berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan sekolah yang tidak hanya memperingati Hardiknas secara simbolis, tetapi juga menguatkan karakter siswa.
“Pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi juga pembentukan jiwa dan rasa hormat kepada para guru,” imbuhnya.
Selain kegiatan menulis surat, peringatan Hardiknas di SD Muhammadiyah Nganjuk juga diwarnai dengan nuansa budaya. Mayoritas siswa mengenakan pakaian batik bermotif lurik berwarna cokelat dan hitam. Sementara para siswi tampil anggun dengan balutan kostum tradisional yang dipadukan dengan bawahan jarik khas Jawa. (m. roissudin)
