Perkuat Identitas Digital Umat, Muhammadiyah Luncurkan e-KTAM Gandeng VIDA

www.majelistabligh.id -

Muhammadiyah terus melaju dalam transformasi digital. Kali ini, Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menjalin kerja sama strategis dengan VIDA, penyedia identitas digital bersertifikasi, guna menghadirkan e-KTAM (Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik).

Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat sistem keanggotaan digital Muhammadiyah, tapi juga menegaskan komitmen Persyarikatan dalam menjaga keamanan data pribadi dan kedaulatan digital jutaan anggotanya di seluruh dunia.

Melalui Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah, kolaborasi ini menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam menjaga kedaulatan data, integritas sistem, dan keamanan informasi pribadi jutaan anggota Muhammadiyah, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PP Muhammadiyah dan VIDA akan diselenggarakan pada Selasa, 17 Juni 2025, pukul 09.00–11.30 WIB, di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta.

“Keamanan data menjadi prioritas utama kami. Sistem keanggotaan digital Muhammadiyah harus mampu menjamin integritas dan kerahasiaan informasi para anggota. Kolaborasi dengan VIDA adalah bagian dari upaya mewujudkan ekosistem digital keumatan yang terpercaya,” ujar Prof. Dr. Muchlas, M.T., Ketua MPI PP Muhammadiyah sekaligus Rektor Universitas Ahmad Dahlan, pada Sabtu (14/6/2026).

Sebagai pengemban amanah resmi pengelola sistem digital Persyarikatan, MPI PP Muhammadiyah bertanggung jawab atas pengembangan, pengelolaan, dan keamanan, baik data dan sistem e-KTAM hingga Iuran Anggota dalam satu ekosistem digital terintegrasi milik Persyarikatan Muhammadiyah.

VIDA, yang telah terdaftar secara resmi sebagai PSrE di Kementerian Komunikasi dan Digital, menyediakan layanan identitas digital dengan standar keamanan global, termasuk teknologi enkripsi data tingkat tinggi, autentikasi biometrik dan verifikasi liveness dan tanda tangan elektronik yang sah secara hukum.

Teknologi ini memungkinkan proses verifikasi keanggotaan Muhammadiyah secara cepat, aman, dan terhindar dari risiko pemalsuan identitas, sejalan dengan Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UUPDP).

“VIDA bangga dapat berperan sebagai mitra strategis Muhammadiyah dalam membangun masa depan identitas digital yang inklusif, aman, dan patuh hukum. Teknologi kami dirancang untuk menghadirkan kepercayaan digital yang kokoh di seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Sati Rasuanto, Co-founder dan President VIDA.

Sistem e-KTAM akan terintegrasi dengan aplikasi MASA (Muhammadiyah ‘Aisyiyah Super App), memungkinkan anggota mengelola keanggotaan, melakukan pembayaran iuran, hingga mengakses layanan-layanan Persyarikatan melalui satu identitas digital yang sah dan terpercaya.

“Transformasi digital bukan sekadar soal teknologi, tapi juga soal kedaulatan data, perlindungan hukum, dan keberlanjutan organisasi. Dengan menggandeng VIDA, Muhammadiyah memastikan setiap inovasi tetap dalam koridor yang aman, syar’i, dan terverifikasi,” tegas Asad Fatchul’ilmi, CEO Muhammadiyah Software Labs, pengembang resmi sistem e-KTAM dan IuranMu.

Melalui kerja sama ini, Muhammadiyah menjadi organisasi keagamaan pertama di Indonesia yang mengimplementasikan sistem identitas digital dengan tata kelola modern, berstandar tinggi, dan berkelanjutan.

Ke depan, Muhammadiyah dan VIDA akan melakukan evaluasi berkala dan pengembangan sistem yang adaptif terhadap teknologi dan potensi ancaman baru. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Search