Sejak 21 April hingga 30 April 2025, Sekolah Untuk Masyarakat Usaha (SUMU) mengadakan Business International Trip ke tiga negara Asia: Vietnam, Singapura, dan Hong Kong. Delegasi yang terdiri dari 20 peserta lintas daerah – termasuk SUMU Jakarta, Sidoarjo, Banyumas, dan Bali – dipimpin oleh Koordinator Daerah SUMU Banyumas, Brili Agung.
Brili menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah membuka akses pasar internasional, mempelajari regulasi investasi di negara dengan pertumbuhan ekonomi tinggi seperti Vietnam, serta mempererat silaturahmi antar pelaku usaha muda baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
“Ke depan, kami berharap agenda seperti ini bisa terus berlanjut secara rutin ke negara-negara lain. Thailand dan Hong Kong sudah menjadi target untuk kunjungan berikutnya pada bulan Juni,” ungkapnya.
Kegiatan dimulai di Da Nang City, Vietnam, pada 21–23 April. Para peserta mengunjungi sejumlah pusat industri seperti industri batu marmer dan pengolahan bambu, serta kawasan wisata seperti Ba Na Hills dan kota tua Hoi An – situs warisan dunia UNESCO. Kunjungan ini ditutup dengan business matching bersama anggota Junior Chambers Club Chapter Da Nang, menghasilkan beberapa potensi kerja sama bisnis.
Selanjutnya, pada 24–25 April, rombongan bertolak ke Kota Ho Chi Minh untuk mengikuti diskusi investasi bersama Konsulat Jenderal RI di Vietnam, Agustaviano Sofjan. Dari diskusi ini, dirumuskan sejumlah masukan strategis bagi pembuat kebijakan di Indonesia terkait kemudahan investasi, berdasarkan praktik positif yang diterapkan di Vietnam.
Di hari yang sama, para peserta juga mengikuti Global Sourcing Fair yang mempertemukan mereka dengan pelaku usaha dari China, Korea, Taiwan, dan Vietnam. Dalam forum ini, sejumlah kesepakatan bisnis bernilai lebih dari 1 juta USD berhasil dicapai.
Pada 26 April, agenda berlanjut ke Singapura. Delegasi SUMU bertemu dengan sejumlah pengusaha muda lokal guna membangun jaringan bisnis dan menjajaki peluang kerja sama konkret.
Agenda ditutup di Hong Kong pada 27–30 April, di mana peserta mengikuti pameran internasional HKTDC Expo. Di sini, produk-produk unggulan UMKM Indonesia seperti batik dan camilan khas dipamerkan kepada ribuan pengunjung dari berbagai negara.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara SUMU, HIPMI, dan HIPPI, yang menunjukkan bahwa sinergi antar organisasi wirausaha dapat membuka peluang besar untuk pengembangan usaha di tingkat global. (soleh)
