Kemitraan antara dunia akademik dan industri semakin diperkuat melalui kerja sama antara Program Studi Akuakultur (Perikanan) Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan PT. Haida Agriculture Indonesia, perusahaan multinasional asal Tiongkok yang bergerak di bidang akuakultur.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari Program Beasiswa Ikatan Kerja: Lulus Langsung Kerja, yang juga diikuti dengan sesi wawancara perekrutan bagi mahasiswa tingkat akhir dan lulusan baru.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Mr. Yang Jingyong, Senior Manager HRD PT. Haida Agriculture Indonesia, bersama Ketua Program Studi Akuakultur UMM, Dr. Hany Handajani, S.Pi, M.Si.
Kerja sama formal antara UMM dan PT. Haida telah dimulai sejak 19 Februari 2025 melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Sejak itu, sejumlah kegiatan lanjutan telah dilaksanakan, termasuk kunjungan pihak manajemen PT. Haida ke laboratorium akuakultur UMM serta penyelenggaraan kuliah tamu untuk memperkenalkan dunia industri kepada mahasiswa secara langsung.
Menurut Hany Handajani, program ini merupakan bagian dari strategi Prodi Akuakultur untuk memperluas jejaring kerja sama dengan sektor industri.
“PT. Haida adalah mitra strategis kami di bidang akuakultur. Mereka telah meninjau langsung proses pembelajaran, fasilitas laboratorium, dan kualitas lulusan kami. Karena itu, mereka percaya dan langsung membuka rekrutmen,” jelas Hanypada Senin (26/5/2025).
Program Beasiswa Ikatan Kerja ini tidak berbentuk ikatan dinas, melainkan lebih pada komitmen kerja antara mahasiswa dan perusahaan.
Mahasiswa yang lolos seleksi akan langsung bekerja di PT. Haida setelah lulus. Proses seleksi pun tergolong sederhana, mahasiswa cukup mendaftar, mengirimkan CV, dan mengikuti wawancara.
Pendaftar berasal dari mahasiswa semester akhir maupun yang baru lulus, bahkan ada yang masih menjalani studi namun sudah diterima bekerja di perusahaan tersebut.
Selain membuka jalur rekrutmen, PT. Haida juga memberikan kesempatan magang bagi mahasiswa, baik dari kelas reguler maupun kelas profesional udang, salah satu program unggulan Prodi Akuakultur UMM.
Perusahaan ini bergerak di sektor budidaya udang, ikan air tawar, hingga ikan laut seperti nila dan kakap, sehingga memberi peluang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensinya.
Mr. Yang berharap sinergi ini bisa terus berkembang ke depannya. “Ini merupakan kunjungan saya yang ketiga ke UMM. Saya melihat antusiasme tinggi dari dosen dan mahasiswa. Harapan saya, kolaborasi ini terus ditingkatkan, dan semakin banyak lulusan UMM yang berkualitas dapat bergabung bersama PT. Haida,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, UMM kembali membuktikan komitmennya dalam menciptakan pendidikan tinggi yang terintegrasi dengan dunia industri, serta mempersiapkan lulusannya untuk bersaing secara profesional di level global. (*/wh)
