Selain Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) kembali mencetak sejarah akademik dengan bertambahnya satu lagi Guru Besar. Kali ini, gelar Profesor diraih oleh Prof. Dr. Pipit Festi Wiliyanarti, SKM, M.Kes, dalam bidang Keperawatan Komunitas pada Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya.
Jabatan akademik tertinggi ini diperoleh setelah Prof. Pipit lulus dalam proses sertifikasi Uji Kompetensi Jabatan Akademik Dosen. Keputusan ini dikuatkan dengan sertifikat bernomor 08900/DT.04.01/2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Pencapaian ini menambah daftar guru besar di lingkungan UM Surabaya, sekaligus mempertegas posisi kampus ini sebagai salah satu institusi unggulan dalam pengembangan ilmu keperawatan di Indonesia, khususnya pada bidang keperawatan komunitas.
Prof. Pipit dikenal sebagai dosen dan peneliti yang produktif dan berdedikasi dalam pengembangan model-model pelayanan kesehatan masyarakat.
Dia aktif melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup komunitas melalui intervensi keperawatan berbasis bukti.
Dalam berbagai kesempatan, Prof. Pipit juga sering diundang sebagai pembicara dalam seminar nasional maupun internasional, serta aktif menulis di jurnal ilmiah bereputasi.
Kepakarannya dalam keperawatan komunitas menjadikannya salah satu rujukan dalam pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran keperawatan di tingkat pendidikan tinggi.
Pencapaian Prof. Pipit tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan institusi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi civitas akademika di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Surabaya untuk terus berprestasi dan meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi.
Dekan FIK UM Surabaya Dede Nasrullah, S.Kep., Ns., M.Kep. menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Ini bukan hanya kebanggaan bagi fakultas, tetapi juga untuk kemajuan institusi secara keseluruhan. Kami berharap Prof. Pipit dapat terus berkontribusi dalam pengembangan keilmuan dan praktik keperawatan yang adaptif terhadap tantangan zaman,” ujar dia kepada Majelistabligh.id, pada Selasa malam (1/7/2025).
Dede mengaku sangat memgenal sosok Prof Pipit. “Beliau memang sangat aktif dalam Tridharma Perguruan Tinggi, sering mendapatkan hibah Kemendiktisaintek, BRIN dan hibah eksternal lainnya. Selain itu juga beliau sebagai reviewer penelitian,” ungkap Dede.
Dengan penambahan guru besar ini, imbuh dia, UM Surabaya semakin memperkokoh langkahnya menuju universitas kelas dunia yang berorientasi pada keunggulan akademik dan kemanfaatan sosial.
Sebelumnya, Prof. Dr. dr. H. Sukadiono, MM secara resmi meraih jabatan akademik tertinggi sebagai Guru Besar dalam bidang Fisiologi Olahraga di Fakultas Kedokteran UM Surabaya.
Pengakuan ini diperkuat dengan sertifikat uji kompetensi jabatan akademik dosen bernomor 08911/B4/DT.04.01/2025. (wh)
