PP Muhammadiyah-Tiongkok Jajaki Perluasan Kerja Sama

Pengurus PP Muhammadiyah bersama perwakilan Konjen Tiongkok.(ist)
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan dari Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya, Mr. Ye Su. Pertemuan ini merupakan tonggak penting bagi Muhammadiyah untuk membahas peluang kerja sama berbagai bidang strategis, seperti bidang pendidikan, riset, kesehatan, teknologi, hingga ekonomi.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan Konsulat Jenderal Tiongkok yang dipimpin oleh Mr. Ye Su. Menurutnya, pertemuan ini sejalan dengan agenda internasionalisasi Muhammadiyah.

“Kami sangat senang dapat menyambut kedatangan Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya, Mr. Ye Su. PP Muhammadiyah dalam prinsipnya telah menjalin kerja sama dengan semua negara dan pertemuan ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi gerakan Muhammadiyah,” kata Sayuti dalam pertemuan yang diadakan di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (9/1/2026).

Selanjutnya Sayuti menegaskan bahwa posisi dan peran Tiongkok di lingkup global sangatlah strategis, sehingga membuka banyak peluang kolaborasi yang saling menguntungkan.

“Peran Tiongkok untuk dunia sangat strategis, oleh karena itu, kami ingin memperluas aspek kerja sama melalui berbagai skema, seperti Business to Business (B2B), University to University, dan Hospital to Hospital. Ini penting mengingat kemajuan di berbagai bidang yang dimiliki oleh Tiongkok dan kami berharap dapat memperluas kerjasama baru lebih jauh lagi,” katanya.

Merespons hal itu, Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya, Mr. Ye Su, menegaskan eratnya hubungan antara Tiongkok dan Indonesia. Ia juga menyebut bahwa peran Muhammadiyah untuk Indonesia begitu besar dan pihaknya telah mendatangi langsung Pimpinan Wilayah Jawa Timur untuk belajar lebih mengenai Muhammadiyah dan peluang kerja sama yang dapat dilakukan.

“Hubungan antara Tiongkok dan Indonesia ini sangatlah erat. Selain itu kami juga telah bertemu dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan mengetahui kemajuan dan kiprah Muhammadiyah untuk Indonesia,” ungkap Ye Su.

Ia menambahkan, melalui proyeksi strategisnya, Pemerintah Tiongkok telah menetapkan rencana pembangunan untuk 5 tahun ke depan yang tentunya akan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra internasional.

“Pemerintah Tiongkok melalui sidang yang diadakan di Beijing telah mencanangkan proyeksi pembangunan untuk 5 tahun ke depan dan kami berharap dapat menjalin komunikasi baik dengan berbagai pihak untuk proyek kerjasama khususnya dengan Muhammadiyah,” tambahnya.

Melalui diskusi yang berlangsung secara konstruktif tersebut, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus menjajaki dan mengembangkan kerja sama internasional dengan berbagai negara. Peluang strategis yang terbuka diyakini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas mutu dan peran Muhammadiyah, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi kemajuan bangsa. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search