Dalam suasana khusyuk di pelataran Masjidil Haram, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menunaikan ibadah umrah. Kegiatan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Arab Saudi.
Usai menyelesaikan rangkaian ibadah, Menag Nasaruddin mengangkat tangan seraya memanjatkan doa bagi bangsa Indonesia. Ia berharap momen suci ini membawa keberkahan tidak hanya bagi rombongan, tetapi juga untuk seluruh rakyat di Tanah Air.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan kesempatan mulia dari Allah SWT untuk menjalankan ibadah umrah bersama Presiden. Semoga keberkahan hari ini menjangkau bangsa kita di Indonesia dan menjadikannya negeri yang diridhai Allah SWT,” tutur Menag Nasaruddin di hadapan jemaah dan rombongan yang hadir.
Turut serta dalam rombongan kenegaraan ini sejumlah pejabat tinggi negara: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) Muchamad Irfan Yusuf.
Dalam suasana penuh haru dan kekhusyukan, Menag juga menyampaikan harapan besar atas masa depan Indonesia.
“Semoga Indonesia menjadi bangsa yang makmur, sejahtera, dan cita-citanya tercapai. Ya Allah, berkahilah bangsa kami, lindungilah Presiden kami, dan izinkan kami kembali ke Tanah Suci dalam keadaan sehat wal afiat,” doanya, penuh harap.
Kehadiran Presiden Prabowo di Tanah Suci bukan hanya untuk ibadah semata. Dalam agenda kenegaraannya, Presiden telah bertemu langsung dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Keduanya membahas berbagai peluang kerja sama strategis, termasuk wacana pembangunan Kampung Haji Indonesia sebagai bagian dari penguatan layanan haji dan umrah jemaah Indonesia di masa mendatang.
Momen umrah ini menjadi simbol bahwa urusan dunia dan akhirat dapat berjalan seiring. Harapan, doa, dan ikhtiar menyatu dalam langkah-langkah para pemimpin bangsa di Tanah Suci. (afifun nidlom)
