Prosedur Masuk Raudhah bagi Jemaah Haji Indonesia di Madinah, Catat Titik Kumpul dan Ketentuannya!

www.majelistabligh.id -

Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji Indonesia. Salah satunya dengan memfasilitasi akses beribadah di Masjid Nabawi dan Raudhah—lokasi suci yang dijuluki taman surga oleh Nabi Muhammad SAW.

Prof. Dr. Aswadi, Konsultan Haji Kemenag RI, dalam wawancara khusus dengan Afifun Nidlom, Redaktur Pelaksana majelistabligh.id, seusai Salat Subuh di Kantor Daerah Kerja (Daker) Madinah, Rabu (7/5/2025), menyampaikan sejumlah prosedur penting untuk memasuki Raudhah agar ibadah berlangsung aman, tertib, dan khusyuk.

Prof. Aswadi mengingatkan, seluruh calon jemaah haji wajib menaati ketentuan Pemerintah Arab Saudi. Larangan membawa atribut seperti bendera, spanduk, maupun melakukan siaran langsung di media sosial harus diperhatikan.

“Gunakan waktu beribadah di Raudhah sebaik-baiknya, jangan terganggu dengan aktivitas foto-foto atau live,” tegasnya.

Bagi jemaah yang akan memasuki Raudhah, titik kumpul ditetapkan di area pintu 360 Masjid Nabawi. Jemaah diperbolehkan bersiap-siap di sekitar pintu 359 hingga 362. Area ini berdekatan dengan WC 201, lokasi keberadaan perwakilan syarikah yang akan membantu tim Raudhah dalam proses pengaturan jamaah.

Setiap kloter wajib berkumpul satu jam sebelum waktu masuk Raudhah yang telah dijadwalkan. Para jemaah juga harus membawa kartu Nusuk, mengenakan seragam batik haji Indonesia, serta mematuhi arahan dari petugas kloter, rombongan, dan KBIHU yang standby di lokasi persiapan.

Pihak Bimbingan Ibadah (Bimbad) Daker Madinah akan menyiapkan tasrih (izin masuk Raudhah) dalam bentuk hardcopy yang akan dibagikan kepada tim Raudhah. Ketua kloter, ketua rombongan, dan pembimbing KBIHU diminta untuk aktif mengkoordinasikan jemaah agar proses masuk berjalan tertib.

Prof. Aswadi menegaskan bahwa setiap jemaah haji reguler hanya memiliki satu kali kesempatan masuk Raudhah. Oleh karena itu, beliau mengimbau agar para jemaah memaksimalkan momen spiritual tersebut. “Berdoalah sebaik mungkin, karena Raudhah adalah tempat yang mustajab dan sangat mulia,” pesannya. (*)

Tinggalkan Balasan

Search