PWM Jatim Imbau Sinergi Pelaksanaan Iduladha: Puasa Arafah 5 Juni, Salat Id 6 Juni

www.majelistabligh.id -

Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H, Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jawa Timur terkait pelaksanaan ibadah di bulan Dzulhijjah.

Imbauan tersebut disampaikan melalui surat bernomor 262/II.2/E/2025 yang diterbitkan pada 25 Mei 2025, dan ditandatangani oleh Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Timur Abdul Basith, Lc., M.Pd.I., serta Sekretaris Munahar, S.H.I., M.Pd.

Dalam penjelasannya disebutkan bahwa penetapan tanggal-tanggal penting di bulan Dzulhijjah merujuk pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025, 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada Rabu Kliwon, 28 Mei 2025 M. Maka Hari Arafah (9 Dzulhijjah) jatuh pada Kamis Pon, 5 Juni 2025, dan Hari Raya Iduladha (10 Dzulhijjah) jatuh pada Jumat Wage, 6 Juni 2025,” demikian bunyi keterangan dalam surat tersebut.

Sehubungan dengan hal itu, PWM Jawa Timur mengimbau agar warga Muhammadiyah menjadikan penetapan tersebut sebagai acuan dalam pelaksanaan ibadah.

“Kami mendorong agar Maklumat PP Muhammadiyah dijadikan dasar dalam pelaksanaan ibadah sepanjang bulan Dzulhijjah, termasuk puasa Arafah dan salat Iduladha,” tegas Munahar.

PWM Jatim Imbau Sinergi Pelaksanaan Iduladha: Puasa Arafah 5 Juni, Salat Id 6 Juni
Rapat Koordinasi Persiapan Idul Adha 1446 H dan Kajian Tarjih “Potensi Beda Hari Raya Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban Sesuai Tarjih” via Zoom, pada Ahad (25/5/2025)

Lebih lanjut, PWM juga menginstruksikan kepada seluruh Majelis Tabligh Daerah agar memberikan edukasi kepada jamaah Muhammadiyah untuk menunaikan puasa Arafah pada Kamis, 5 Juni 2025.

“Kami mengimbau para Ketua Majelis Tabligh PDM untuk memberikan bimbingan kepada warga dan simpatisan Muhammadiyah agar melaksanakan puasa Arafah pada tanggal tersebut,” ujar Munahar.

PWM Jatim juga menekankan pentingnya koordinasi dalam pelaksanaan salat Iduladha pada Jumat, 6 Juni 2025.

“Kami mengajak seluruh PCM, PRM, dan takmir masjid untuk mengoordinasikan pelaksanaan salat Iduladha di wilayah dakwah masing-masing,” lanjutnya.

Selain itu, PWM juga meminta agar pelaksanaan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban dilakukan secara sistematis.

“Mohon membentuk panitia kurban dan menyalurkan daging kepada yang berhak. Alangkah baiknya jika bersinergi dengan Lazismu setempat,” tambah Munahar.

PWM juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi perbedaan waktu pelaksanaan Iduladha di masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan publikasi yang luas mengenai lokasi pelaksanaan salat Iduladha versi Muhammadiyah.

“Untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas, kami meminta dilakukan pendataan tempat pelaksanaan salat Iduladha dan dikirimkan paling lambat Jumat, 30 Mei 2025. Data tersebut akan kami publikasikan melalui media jaringan Muhammadiyah seperti majelistabligh.id, pwmu.co, maklumat.id, dan klikmu.co,” jelasnya.

Sebagai penutup, PWM Jatim menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak. Imbauan ini juga ditembuskan kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jawa Timur. (wh)

Tinggalkan Balasan

Search