PWM Jatim Percepat Implementasi SatuMu hingga Tingkat Ranting

Pembicara saat memandu acara Training of Trainer (ToT) Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) SatuMu dan e-KTAM. (nun)
www.majelistabligh.id -

Muhammadiyah terus memperkuat transformasi digital organisasi melalui implementasi platform SatuMu (Satu Data Muhammadiyah). Komitmen tersebut ditunjukkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur (PWM Jatim) dengan menggelar Training of Trainer (ToT) Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) SatuMu dan e-KTAM, di Aula Mas Mansur PWM Jatim, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Dr. Hidayatulloh, Wakil Ketua PWM Jatim, setelah para peserta mengikuti pelatihan intensif yang bertujuan mempercepat penerapan sistem data digital Muhammadiyah hingga ke tingkat daerah, cabang, hingga ranting.

Dalam sambutan penutupan, Hidayatulloh menegaskan bahwa SatuMu merupakan platform digital terpadu yang ditetapkan oleh PP Muhammadiyah melalui Keputusan Nomor 527/KEP/I.0/M/2025 sebagai sistem resmi untuk mendukung tata kelola organisasi Muhammadiyah secara modern dan terintegrasi. Platform ini mengintegrasikan berbagai layanan organisasi, mulai dari data keanggotaan, struktur organisasi, hingga sistem iuran anggota dalam satu sistem digital.

Hidayatulloh menambahkan, bahwa implementasi SatuMu akan berlaku untuk seluruh struktur Muhammadiyah, mulai dari tingkat ranting, cabang, daerah, wilayah, hingga pusat. Dengan sistem ini, seluruh data organisasi diharapkan tersusun rapi dan terintegrasi secara nasional sehingga memudahkan pengelolaan organisasi yang memiliki jutaan anggota di seluruh Indonesia.

“Dengan SatuMu, barisan Muhammadiyah dari ranting sampai pusat akan berada pada satu sistem yang rapi dan terintegrasi,” tambahnya.

Platform ini memungkinkan setiap anggota memiliki identitas digital yang terhubung dengan data keanggotaan, aktivitas organisasi, dan layanan administrasi Muhammadiyah. Sistem ini juga dirancang untuk meningkatkan transparansi pengelolaan organisasi dan memudahkan koordinasi antarstruktur.

Daerah Segera Sosialisasikan

Hidayatulloh berharap, seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) di Jatim segera menyelenggarakan pelatihan serupa secepatnya. Langkah ini dinilai penting agar implementasi SatuMu dapat dipahami secara merata oleh pengurus hingga tingkat paling bawah.

Selain itu, PWM Jatim juga akan melakukan evaluasi terhadap perkembangan implementasi program tersebut di setiap daerah. “Daerah yang cepat menyerap teknologi ini sekaligus mampu menyosialisasikan hingga tingkat ranting tentu akan menjadi perhatian PWM,” ujarnya.

PWM Jatim berencana melaporkan perkembangan implementasi SatuMu di wilayahnya kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam agenda Halal Bihalal PWM Jatim yang dijadwalkan pada 4 April 2026 mendatang.

“Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah diharapkan hadir, sehingga PWM Jatim dapat menyampaikan secara langsung progres daerah-daerah yang telah mulai menjalankan sistem SatuMu. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Muhammadiyah untuk memperkuat tata kelola organisasi berbasis teknologi informasi,” tandasnya.

Ikhtiar Besar Muhammadiyah

Bagi Muhammadiyah, digitalisasi organisasi bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi bagian dari transformasi menuju tata kelola modern yang lebih transparan dan efisien. Ketua Umum PP Muhammadiyah sebelumnya menegaskan bahwa transformasi digital melalui SatuMu merupakan langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menghadirkan layanan yang lebih baik bagi umat.

“Transformasi digital bukan hanya adopsi teknologi, tetapi jalan untuk meneguhkan Muhammadiyah sebagai organisasi modern yang mampu melayani umat secara lebih baik,” tandasnya

PWM Jawa Timur berharap implementasi SatuMu dapat berjalan cepat dan efektif di seluruh wilayahnya. “Ini adalah program besar dari PP Muhammadiyah. Mudah-mudahan ikhtiar besar Muhammadiyah ini membawa manfaat besar bagi persyarikatan dan umat,” pungkasnya. (nun)

 

Tinggalkan Balasan

Search