Sebanyak 30 pimpinan dan anggota Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur akan membahas program kerja tahun 2026, dalam rapat kerja (Raker) yang akan berlangsung di Batu, Malang, 24-25 Januari 2026 mendatang. Dalam rapat kerja nanti, akan dibahas berbagai persoalan mendasar di tingkat akar rumput, sekaligus solusi dakwah yang mencerahkan.
Menurut Ketua Panitia Raker Majelis Tabligh PWM Jatim, Aziz Maulana Akhsan, SE., M.SEI., meski pelaksanaan raker masih sekira seminggu lagi, tetapi perencanaan harus sudah dilakukan sekarang. Peserta raker dikelompokkan menjadi tiga divisi, dimana masing-masing divisi memiliki tugas dan peran untuk membuat program berserta teknik pelaksanaannya. Hal ini harus mempertimbangkan banyak faktor di masyarakat, khususnya pada akar rumput.
“Jadi masing-masing divisi sudah membuat berbagai perencanaan, sehingga pada saat pleno nanti akan dipaparkan dan dibuat keputusan berupa program majelis tabligh tahun 2026,” kata Aziz Maulana, yang juga anggota Divisi Kader Mubaligh Muda Majelis Tabligh PWM Jatim.
Ia menambahkan, raker tahun 2026 ini mengambil tema “Akselerasi Dakwah: Mewujudkan Kemakmuran untuk Semua melalui Tabligh yang Mencerahkan”. Sesuai arahan Ketua Majelis Tabligh PWM Jatim, tema ini sengaja diambil untuk menegaskan bahwa dakwah Muhammadiyah harus bergerak lebih cepat, lebih terukur, dan lebih berdampak dalam menjawab persoalan keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan.
Hal ini sesuai dengan semangat persyarikatan, dimana Muhammadiyah sejak kelahirannya menegaskan diri sebagai gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Tabligh bukan sekadar aktivitas penyampaian pesan keagamaan, melainkan instrumen strategis akselerasi dakwah dalam membangun kesadaran, menggerakkan perubahan, dan mewujudkan kemakmuran umat.

Sementara itu, Fimas Maulana Al-Jufri, S.Psi.,M.Pd., Sekretaris Panitia Raker mengatakan bahwa panitia sudah membagi tiga divisi beserta penanggungjawabnya. Ketiga divisi tersebut adalah sebagai berikut:
- Divisi Pengembangan Sumber Daya Insani (SDI) Mubaligh & Kader Mubaligh Muda. Untuk divisi ini yang memimpin adalah Dr. Sholikhul Huda, M.Fil.I.
- Divisi Pembinaan dan Pengembangan Masjid & Taman Pendidikan al Qur’an (TPQ). Pada divisi ini dipimpin oleh Dr. Syamsul Ma’arif, M.PSDM.
- Divisi Penelitian, Pengembangan, dan Kerjasama & Dakwah Digital. Divisi ini dalam pembahasan nanti dipimpin oleh Dr. Slamet Muliono R., M.Si.
Ketiga divisi ini juga sudah dilengkapi dengan anggota yang sesuai dengan bidang masing-masing, sehingga diharapkan nanti muncul ide-ide baru yang segar, tetapi tetap dalam koridor dakwah yang mencerahkan.
“Pembahasan masing-masing divisi akan menghasilkan program yang benar-benar mencerminkan tabligh yang mencerahkan,” kata Fimas Maulana Al-Jufri, yang juga anggota divisi pembinaan dan pengembangan TPQ, Majelis Tabligh PWM Jatim. (nun)
