Jumat Mubarakah!
Insya Allah, Jumat (28Maret 2025 mendatang, kita akan diberi nikmat sehat wal afiyah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menyambut bulan yang penuh berkah dan ampunan: Ramadan.
Malam itu, kita akan melaksanakan salat tarawih pertama dan bersantap sahur, sebagai tanda bahwa keesokan harinya, 1 Maret 2025 atau 1 Ramadan, kita mulai menjalankan ibadah puasa selama 30 hari ke depan.
Ramadan adalah bulan yang selalu ditunggu-tunggu oleh setiap Muslim. Ia hadir dengan sejuta keberkahan, ampunan, dan peluang emas untuk memperbaiki diri. Rasulullah saw bersabda:
“Barang siapa yang berpuasa Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)
Oleh karena itu, menyambut bulan yang mulia ini tidak bisa dilakukan asal-asalan. Perlu persiapan yang matang, baik dari segi fisik, mental, maupun spiritual.
Bekal yang Harus Disiapkan
Sebagai tamu istimewa, Ramadan pantas disambut dengan penuh kesiapan. Lalu, apa saja yang perlu kita siapkan agar Ramadan kita lebih bermakna dan tidak berlalu begitu saja?
1. Bekal Ilmu: Kunci Ibadah yang Bernilai
Ilmu adalah fondasi utama agar ibadah kita memiliki manfaat, makna, dan diterima di sisi Allah.
Tanpa ilmu, ibadah bisa menjadi sia-sia atau bahkan menyebabkan kesalahan yang merugikan diri sendiri. Umar bin Abdul Aziz pernah berkata:
“Barang siapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan.” (Al-Amru bil Ma’ruf, hal. 15)
Beberapa aspek penting dalam ilmu Ramadan yang harus dipelajari:
Hukum Puasa: Apa saja yang membatalkan puasa? Apa yang membatalkan pahala puasa meskipun tidak membatalkan puasanya?
Amalan Sunnah di Bulan Ramadan: Apa saja yang bisa menambah pahala puasa? Seperti sahur, memperbanyak sedekah, tilawah Al-Qur’an, dan shalat malam.
Bahaya Maksiat: Menjaga diri dari ghibah, menahan amarah, dan menghindari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa.
Tanpa ilmu, bisa jadi kita hanya menahan lapar dan haus, tetapi tidak mendapatkan pahala dan keberkahan Ramadan. Na’udzubillah.
2. Bekal Fisik: Menjaga Kesehatan agar Ibadah Maksimal
Menjalankan puasa selama satu bulan penuh membutuhkan tubuh yang sehat dan kuat. Rasulullah saw mencontohkan pentingnya menjaga kesehatan dengan pola makan yang seimbang.
Tips menjaga kesehatan menjelang Ramadan:
Makan dengan Pola yang Sehat: Jangan berlebihan, perbanyak makanan bergizi, serta kurangi makanan yang terlalu manis dan berlemak.
Menjaga Hidrasi: Biasakan minum air putih yang cukup agar tubuh tidak kekurangan cairan saat puasa.
Olahraga Ringan: Jangan tinggalkan aktivitas fisik agar tubuh tetap bugar, seperti berjalan kaki atau peregangan ringan.
Menjaga Pola Tidur: Biasakan tidur lebih awal agar tubuh terbiasa bangun sahur dan tetap segar sepanjang hari.
3. Bekal Mental dan Spiritual: Melatih Kesabaran dan Keikhlasan
Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, mengendalikan emosi, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah.
Beberapa cara melatih kesiapan mental dan spiritual:
Meningkatkan Kualitas Shalat: Biasakan shalat tepat waktu dan lebih khusyuk.
Berlatih Menjaga Lisan: Kurangi berbicara yang sia-sia, apalagi berkata kasar atau menyakiti hati orang lain.
Perbanyak Istighfar: Bersihkan hati dengan memperbanyak istighfar dan dzikir kepada Allah.
Membiasakan Sedekah: Jadikan sedekah sebagai kebiasaan sebelum Ramadhan, agar saat Ramadan tiba kita sudah terbiasa melakukannya.
4. Bekal Niat yang Tulus: Menjadikan Ramadan sebagai Momen Hijrah
Niat yang benar adalah pondasi dari setiap amal ibadah. Rasulullah saw bersabda:
“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari & Muslim)
Mari luruskan niat kita dalam menyambut Ramadan:
Bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi momen perubahan diri.
Bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga mengasah kepekaan sosial.
Bukan hanya ingin pahala, tetapi juga ingin lebih dekat kepada Allah.
Doa Menyambut Ramadan
Menjelang bulan suci ini, mari kita panjatkan doa:
“Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin.
Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa’alaa aali Muhammad.
“Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami. Jadikanlah kami hamba-Mu yang istiqamah dalam ketaatan. Limpahkan kami kesehatan, keberkahan, serta hidayah-Mu di dunia dan akhirat.
Ya Allah, berikanlah kami ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal dan berkah, serta amal yang Engkau terima.
Rabbanaa aatina fid-dunya hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban-naar. Aamiin…”
Bulan suci tinggal hitungan hari. Jangan sampai Ramadan kali ini berlalu tanpa makna. Siapkan diri dengan bekal terbaik agar kita bisa meraih keberkahan, ampunan, dan kemenangan di bulan yang mulia ini.
Selamat menyambut Ramadan! Semoga kita semua diberi kesempatan menjalani ibadah dengan penuh keikhlasan dan mendapatkan ridha-Nya. (*)