Ramadan di Masjid Syafi’i: Harmoni Ibadah, Karpet Merah, dan Aroma Minyak Wangi

Ramadan di Masjid Syafi’i: Harmoni Ibadah, Karpet Merah, dan Aroma Minyak Wangi

Malam menjelang 1 Ramadhan di Masjid Syafi’i, yang terletak di Jalan Kalimas Madya II/1, Surabaya penuh dengan kesibukan dan semangat menyambut bulan suci.

Masjid Syafi’i, yang berada di wilayah Ampel, benar-benar menyiapkan penyambutan Ramadan dengan matang, memastikan segala kebutuhan jamaah tersedia untuk menciptakan suasana ibadah yang nyaman dan penuh kekhusyukan.

Menurut Takmir Masjid Syafi’i, Novel Bahmid, persiapan menyambut bulan suci meliputi berbagai aspek. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah penyediaan sarana bagi jamaah.

“Kamar mandi untuk laki-laki dan perempuan telah diperbaiki agar lebih bersih dan nyaman digunakan. Karpet lama di dalam masjid diganti dengan yang baru berwarna merah, memberikan nuansa lebih segar dan nyaman bagi para jamaah,” katanya.

Tak hanya itu, panitia masjid juga menyiapkan menu berbuka puasa untuk jamaah yang datang untuk berbuka dan melaksanakan salat Maghrib berjamaah. Semangat berbagi ini menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat sekitar untuk lebih giat beribadah di masjid selama bulan Ramadhan.

Malam pertama Ramadhan di Masjid Syafi’i diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Syarief Umar Baswedan, Lc. dengan tema “Semangat dan Kebahagiaan Orang Mukmin di Bulan Ramadan”.

Dalam ceramahnya, Ustaz Syarief menekankan bahwa seorang mukmin hendaknya tidak menunjukkan diri lemas dan malas saat berpuasa. Sebaliknya, ia harus berpenampilan segar dan penuh semangat sebagaimana yang dipesankan oleh Ibnu Abbas.

Ramadan, menurut Ustaz Syarief, adalah sebuah kenikmatan bagi orang beriman. Bulan ini adalah waktu untuk bersyukur dan memperlihatkan tanda syukur dengan meningkatkan ibadah.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah momen untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan menggantinya dengan amal kebaikan.

Dalam ceramahnya, Ustaz Syarief mengutip hadits Rasulullah SAW:

(إذا كانت أول ليلة من رمضان، نادى منادٍ: يا باغي الخير أقبل، ويا باغي الشر أقصر)

“Apabila datang awal Ramadhan, maka terdengar seruan yang memanggil: Wahai orang-orang yang baik, sambutlah! Wahai orang-orang yang buruk, hentikan!” (HR. Ibnu Majah)

Hadits ini mengandung makna mendalam, bahwa Ramadhan adalah kesempatan bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda, sekaligus menghentikan kebiasaan buruk demi mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

Meski Masjid Syafi’i telah diperluas, antusiasme jamaah begitu besar. Masjid ini dikenal memiliki fasilitas yang mendukung kekhusyukan dalam beribadah.

Ruangan masjid yang dilengkapi dengan AC berkapasitas besar membuat suasana lebih sejuk dan nyaman. Selain itu, panitia juga menyediakan minuman serta minyak wangi untuk menambah kenyamanan bagi jamaah.

Semangat menyambut Ramadan di Masjid Syafi’i menjadi cerminan betapa istimewanya bulan suci ini bagi umat Islam. Dengan berbagai persiapan yang matang dan suasana yang penuh berkah, masjid ini menjadi salah satu tempat yang paling dicari oleh jamaah yang ingin meraih keutamaan Ramadhan dengan ibadah yang khusyu dan penuh makna.

Tak hanya itu, program-program ibadah seperti qiyamul lail, tadarus berjamaah, dan santunan bagi kaum dhuafa semakin menghidupkan semangat berbagi dan kepedulian sosial. Masjid Syafi’i benar-benar menjadi pusat aktivitas ibadah yang menginspirasi, mengajak setiap muslim untuk memperbanyak amal saleh dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. (smr)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *