Rasa Cinta, Kasih Sayang, dan Romantisme Allah SWT pada HambaNya

*) Oleh : Chusnun Hadi
Editor majelistabligh.id
www.majelistabligh.id -

Allah SWT sangat mencintai umatnya. Bahkan tanda cinta itu dinyatakan Allah SWT dalam ayat-ayat Al Quran. Perintah Allah SWT dalam Al Quran dibisikkan dengan lemah lembut, sebagai bukti rasa cinta dan romantisme Allah SWT pada HambaNya.

Kata-kata romantis Allah SWT dalam Al-Qur’an, mampu mengobati hati yang galau, gundah gulana, dan merasa tanpa arah. Banyak ayat Al-Qur’an jika kita resapi pemaknaannya, di situlah ada sisi-sisi romantisme Allah SWT kepada hambaNya. Romantisme dalam Al Quran menunjukkan kasih sayang Allah SWT pada hambaNya, bisa dijadikan semangat dan motivasi untuk beribadah kepada Allah SWT. Membaca ayat-ayat Al Quran yang mengandung keromantisan bisa membuat kita sadar bahwa betapa luas rahmat Allah untuk hambanya agar dalam menjalani kehidupan sesuai yang diajarkan di dalam Islam.

Resapilah beberapa ayat Al Quran di bawah ini:

Surat Al-Baqarah ayat 152

Artinya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu.”

Di tengah kesibukan dunia, kita harus selalu mengingat Allah kapan pun dan di mana pun kita berada. Dalam ayat ini sisi romantismenya bisa digambarkan dengan kalimat:  “Letakkan Aku dalam hatimu, maka Aku akan meletakkan kamu dalamhati-Ku”

Surat Al-Baqarah ayat 186

Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.”

Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa kita tidak perlu segan untuk bertanya, memohon pertolongan, atau pun sekadar curhat pada Allah. Pada dasarnya Allah dekat dengan hambaNya.

Surat Al-Baqarah ayat 156

Artinya: (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.

Karakter orang-orang yang sabar adalah ketika ditimpa sesuatu yang tidak mereka sukai, maka sabar adalah penenang. Kita semua pada dasarnya adalah milik Allah SWT.

Surat Al-Ahzab ayat 43

Artinya: “Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang).”

Melalui ayat ini, Allah SWT membisikkan pada hambaNya, bahwa Dia selalu memberi ampunan untuk hamba-hamba-Nya. Tidak pernah sedetik pun Allah membiarkan hamba-Nya berada dalam kesesatan. Saat kita sadar sudah tidak berada di jalan yang benar, segeralah kembali pada-Nya. Karena Allah SWT selalu memberi ampunan dari hamba-hamba-Nya yang bertobat.

Surat Ali ‘Imran ayat 31

Artinya: “Katakanlah: ‘Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu’. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Jika kita memliki cinta sejati pada Allah SWT, maka Allah SWT akan memberikan kasih sayang-Nya pada hambaNya. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang, Rahmat-Nya selalu mengalir pada hamba-Nya yang tulus mencintai-Nya.

Surat At Taubah ayat 40

Artinya: “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.”

Jika kesedihan sedang melanda, sebaiknya tidak terlalu lama. Sedih memang manusiawi, tetapi Allah SWT tidak ingin hamba-Nya terus-menerus bersedih. Lewat ayat ini, Allah berbisik pada hamba-Nya bahwa Dia selalu bersama, sehingga hambaNya tidak perlu larut dalam kesedihan yang terlalu lama.

Itulah beberapa sisi romantisme Allah yang difirmankan dalam Al Quran. Allah SWT selalu memancarkan cinta dan kasih sayang pada hambaNya. Jadi, tidak ada alasan kita sebagai manusia untuk meninggalkan Allah SWT dalam setiap hembusan nafas. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search