Waktu ternyata begitu cepat, ya? Rasanya baru kemarin kita menyambut Ramadan dengan penuh harap dan doa.
Kini, ia hampir pamit meninggalkan kita.
Malam-malamnya yang syahdu, harinya yang penuh berkah, detik-detiknya yang membawa ampunan, semua perlahan akan berlalu.
Tapi pertanyaannya, pernahkah terlintas di benak terdalam, apakah aku sudah cukup menghargai kehadirannya? Ataukah kita terlalu sibuk, sehingga lupa memberi ruang untuk mendekatkan diri kepada Rabb kita?
Ramadan ini bisa jadi yang terakhir kamu jumpai dalam hidupmu. Siapa yang bisa memastikan kita akan bertemu lagi tahun depan?
Coba renungkan sesaat, sudahkah kita berusaha menjadi hamba yang lebih baik? Atau sudahkah kita memeluk kembali doa-doa yang sempat tercecer?
Sisa waktu ini, mari kita habiskan dengan doa yang tulus, istighfar yang khusyuk, dan harapan yang besar. Sebab, Ramadan tak menjanjikan pertemuan berikutnya, tapi ia selalu meninggalkan jejak untuk kita kenang dan merenungkannya.
Semoga Allah menerima amal kita, memaafkan kekurangan kita, dan mempertemukan kita lagi dengan Ramadan yang lebih indah di tahun mendatang. Aamiin.
“Ya Allah, sungguh Engkau adalah Dzat yang Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan. Oleh karena, maafkanlah aku.”
Selamat melaksanakan ibadah salat subuh dan aktivitas hari ini…
Yaa Allah tolonglah kami agar bisa selalu berzikir kepada-Mu, bersyukur atas limpahan nikmat-Mu dan membaguskan ibadah kami kepada-Mu.
In syaa Allah bermanfaat, silakan dishare untuk meraih pahala amal jariyah. || fimdalimunthe55@gmail.com
ismirzaf@gmail.com
