Ribuan santri Pondok Pesantren Modern Imam Syuhodo, Blimbing, Sukoharjo, menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan penuh kegembiraan melalui kegiatan Jalan Sehat Tarhib Ramadan, Senin (16/2/2026). Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.500 santri, baik santri mukim maupun santri pulang dari unit MTs dan SMA, serta ratusan guru dan karyawan pesantren.
Sejak pagi hari, halaman pesantren telah dipenuhi para santri yang tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Wajah-wajah ceria dan semangat kebersamaan terlihat jelas, mencerminkan kebahagiaan dalam menyongsong bulan penuh berkah yang dinanti umat Islam di seluruh dunia.
Direktur pesantren, KH Sholakhuddin Sirizar, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ekspresi kebahagiaan sekaligus sarana menumbuhkan kesiapan spiritual dalam menyambut Ramadan.
“Siap menyambut Ramadan? Gembira menyambut Ramadan? Senang menyambut Ramadan?” seru beliau di hadapan para santri.
Seruan tersebut langsung disambut dengan jawaban lantang dan penuh semangat dari para santri, yang secara serempak menyatakan kesiapan mereka menyongsong Ramadan. Suasana pun semakin semarak, menandakan semangat kolektif yang kuat dalam menyambut bulan suci.
Rute jalan sehat mengelilingi kawasan Desa Wonorejo, tempat pesantren berada. Sepanjang perjalanan, para santri berjalan dengan tertib dan penuh keceriaan, sambil melantunkan yel-yel bernuansa syiar Islam.
“Ramadan tiba, Ramadan tiba, Ramadan tiba. Marhaban ya Ramadan, marhaban ya Ramadan,” teriak para santri dengan penuh semangat, menciptakan suasana yang hidup dan menggugah semangat masyarakat sekitar.
Menurut KH Sholakhuddin, kegiatan Tarhib Ramadan seperti ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan fisik, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual para santri. Ia berharap momentum ini dapat menumbuhkan kecintaan santri terhadap Ramadan serta mendorong mereka untuk mempersiapkan diri dengan ibadah terbaik.
“Kita ingin para santri menyambut Ramadan dengan hati yang lapang, penuh kegembiraan, dan kesiapan untuk meningkatkan kualitas ibadah,” ujarnya.
Kegiatan jalan sehat ini sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah di lingkungan pesantren. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat semangat kolektif dalam menjalani ibadah Ramadan, baik melalui puasa, tilawah Al-Qur’an, maupun berbagai amalan kebaikan lainnya.
Dengan semangat dan kebahagiaan yang terpancar dari seluruh peserta, kegiatan ini menjadi bukti bahwa Ramadan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga perayaan spiritual yang disambut dengan penuh cinta dan harapan oleh para santri. || Ahmas Nasri
