Musyawarah Nasional (Munas) VII Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) akhirnya menetapkan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI, Rosan Roeslani, menjadi Ketua Umum. Sedangkan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjadi Ketua Harian MES.
“Munas VII Masyarakat Ekonomi Syariah ini sebagai momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan program yang berkelanjutan serta inklusif,” kata Ferry Juliantono, usai terpilih menjadi Ketua Harian MES, dalam Munas VII yang berlangsung di Ballroom Menara BRIlian, Jakarta, Ahad (11/1/2026).
Terplilihnya Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum MES, sekaligus menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Erick Thohir, yang telah memimpin MES selama dua periode berturut-turut. Dalam Munas tersebut juga dihadiri Dewan Pembina MES, KH Ma’ruf Amin.
Menurut Ferry Juliantono, melalui kepengurusan baru setelah Munas ini diharapkan memberikan harapan untuk memajukan MES ke depan. Selain itu, dia juga berharap dapat terbangun sinergi yang kuat antara pemangku kepentingan dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. Pemerintah juga berkomitmen mendorong ekonomi syariah sebagai kekuatan ekonomi baru di dunia.
Masyarakat Ekonomi Syariah merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan mengembangkan dan membumikan ekonomi syariah sebagai sistem ekonomi yang berkeadilan dan berdasarkan prinsip-prinsip syariah.
Sifat MES adalah menjadi wadah yang diakui sebagai acuan dan diikuti sebagai teladan bagi usaha percepatan pengembangan dan penerapan sistem ekonomi dan etika bisnis syariah di Indonesia, mandiri, bukan organisasi pemerintah, serta bukan organisasi politik dan bukan merupakan bagian darinya.
Ekonomi Syariah di Indonesia masih perlu diakselerasi karena perkembangannya yang cenderung lambat. Padahal, Indonesia sebagai negeri mayoritas muslim dengan jumlah kelas menengah dan komitmen Keislaman, memiliki potensi ekonomi Syariah yang besar.
MES harus terus mendorong kemajuan ekonomi syariah dan UMKM, terutama pada kondisi sekarang yang berhadapan dengan lesunya pusat perbelanjaan tradisional menghadapi fenomena e-commerce.
Karena itu, masyarakat berharap agar MES ke depan bisa menumbuhkan semangat baru di kalangan umat dan warga agar lebih mencintai produk buatan anak bangsa sendiri. Juga mendorong terciptanya kehidupan ekonomi yang lebih dinamis sehingga cita-cita terwujudnya sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dapat terwujud. (*/nun)
