Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Program Pemberdayaan Sosial

Peluncuran program pemberdayaan sosial, ekonomi dan pendidikan di rumah sakinah. (ist)
www.majelistabligh.id -

Rumah Sakinah Muhammadiyah meluncurkan tiga program baru sebagai langkah penguatan pemberdayaan sosial, ekonomi, dan pendidikan. Perkembangan program ini seiring dengan meningkatnya jumlah warga binaan yang kini mencapai 85 orang anggota.

Tiga program tersebut adalah Koperasi Rumah Sakinah Matahari dengan Ketua Oktaviani Takbi, PKBM Rumah Sakinah Mentari dengan Kepala PKBM Febri Amirullah, dan Lembaga Kursus dan Pelatihan Rumah Sakinah Bersinar dengan Kepala Anasrullah.

Peluncuran tiga program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi, peningkatan pendidikan, serta pengembangan keterampilan warga binaan, sehingga Rumah Sakinah Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai tempat perlindungan sosial, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Melalui program-program tersebut, diharapkan akan lahir keluarga-keluarga yang lebih kuat, mandiri, dan sakinah, sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, yaitu masyarakat yang berkeadilan, berdaya, dan saling menguatkan.

Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Mariman Darto menyampaikan, “Dengan ucapan bismillah, unit usaha rumah Sakinah ini bisa berdiri dan tumbuh dengan baik, untuk menopang misi besar Rumah Sakinah memberdayakan perempuan untuk maju.”

Sekretaris Rumah Sakinah, Misran Lubis menyebut jumlah warga binaan saat ini telah mencapai sekitar 85 orang. Program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat pendidikan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi para perempuan binaan.

“Selain me-launching tiga program pemberdayaan baru, juga memberikan bekal peningkatan spritual dan akidah kepada warga binaan yang rentan menghadapi masalah sosial,” ujar M. Arif, Ketua Rumah Sakinah.

Arif menyampaikan, Rumah Sakinah ini adalah LKS pertama yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan merupakan pilot project untuk dicontoh wilayah lain di tingkat wilayah maupun daerah. Sebab angka KDRT dan TPPO cenderung meningkat tajam, maka kehadiran Rumah Sakinah sangat dibutuhkan. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search