Alhamdulillah dua Minggu lagi kita memasuki bulan Ramadan, bulan kesembilan dalam kalender Islam dan merupakan bulan suci bagi umat Islam. Pada bulan ini, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa dari fajar hingga maghrib.
Beberapa rutinitas yang biasanya dilakukan oleh umat Islam selama Ramadan yaitu:
- Puasa: Berpuasa dari fajar hingga maghrib untuk menjauhkan diri dari makanan dan minuman.
- Tarawih: Melakukan salat tarawih di masjid atau di rumah untuk memperbanyak ibadah.
- Tilawah Al-Qur’an: Membaca Al-Qur’an secara keseluruhan selama Ramadan.
- Zakat Fitrah: Membayar zakat fitrah untuk membantu orang-orang miskin.
- Sedekah: Memberikan sedekah kepada orang-orang yang membutuhkan.
Peluang Kebaikan
Ramadan adalah bulan yang penuh dengan peluang kebaikan. Berikut adalah beberapa contoh:
- Meningkatkan Ibadah: Ramadan adalah kesempatan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah Wa Ta’ala.
- Membentuk Karakter: Ramadan dapat membantu membentuk karakter yang lebih baik, seperti sabar, syukur, dan empati.
- Meningkatkan Kesadaran: Ramadan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan membantu orang lain.
- Membangun Komunitas: Ramadan dapat membangun komunitas yang lebih kuat dan solid melalui kegiatan kegiatan sosial dan keagamaan.
Tips untuk Maksimalkan Ramadan
Berikut adalah beberapa tips untuk maksimalkan Ramadan:
- Buat Rencana: Buat rencana untuk meningkatkan ibadah dan kegiatan sosial selama Ramadan.
- Jaga Kesehatan: Jaga kesehatan dengan makan makanan yang seimbang dan berolahraga secara teratur.
- Maksimalkan Waktu: Maksimalkan waktu untuk beribadah, membaca Al-Qur’an, dan melakukan kegiatan sosial.
- Jaga Komitmen: Jaga komitmen untuk berpuasa dan melakukan ibadah lainnya dengan konsisten.
Dengan memahami pengertian Ramadan, rutinitas Ramadan dan peluang kebaikan, kita dapat maksimalkan Ramadan dan meningkatkan ibadah serta kegiatan sosial kita.
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad
In syaa Allah bermanfaat, silakan dishare untuk meraih pahala amal jariyah.|| fimdalimunthe55@gmail.com
Footnote: bagi penulis, puasa Ramadan kali ini merupakan tahun ke 57 setelah Aqil baliq. Selama 57 tahun berpuasa itu tentu ada udzur syar’i (sakit dan safar) sehingga tak berpuasa. In syaa Allah itu sudah penulis qadha. Dan di puasa tahun ini penulis berdoa bisa memenuhi kewajiban hingga bertemu 1 Syawal 1447 H dalam keadaan sehat wal afiyaa bersama keluarga, āamīin…
