Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemerdekaan dan kedaulatan rakyat Palestina. Pada Jumat (11/4/2025), bertepatan dengan 12 Syawal 1446 H, digelar aksi serentak bertajuk “One Day Charity for Free Palestine”, yang melibatkan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kota Surabaya. Aksi ini mencakup masjid, sekolah, serta Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) atau panti asuhan Muhammadiyah.
Kegiatan penggalangan dana ini dilaksanakan secara serentak dan masif oleh berbagai elemen Muhammadiyah, mulai dari siswa-siswi, santri, jamaah, simpatisan, hingga pengurus struktural Muhammadiyah Surabaya. Salah satu AUM yang turut aktif adalah SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas). Seluruh warga sekolah, mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6, guru, dan tenaga kependidikan, ikut terlibat penuh dalam kegiatan ini.
Sehari sebelumnya, pihak sekolah telah mengumumkan bahwa akan diadakan kegiatan donasi untuk Palestina. Selain pengumpulan donasi, rangkaian kegiatan juga mencakup orasi, pembacaan surat terbuka yang ditujukan kepada Perdana Menteri Israel, Presiden Amerika Serikat, dan Presiden Indonesia, serta pawai damai dan penandatanganan dukungan untuk kemerdekaan Palestina.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Surabaya Dr. H M Ridwan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud solidaritas dan perlawanan damai umat Islam terhadap penderitaan rakyat Palestina.
“Aksi One Day Charity for Free Palestine ini akan menjadi saksi di hadapan Allah SWT, bahwa kita tidak diam, bahwa kita berbuat sesuatu. Aksi ini adalah bentuk perlawanan yang kami mampu, yakni mengumpulkan infak dan sedekah dari siswa, santri, jamaah, simpatisan, dan pengurus Muhammadiyah Surabaya untuk disalurkan kepada saudara-saudara kita di Palestina melalui Lazismu Surabaya,” tegasnya.
Dr. Ridwan, yang akrab disapa Abah Ridwan, juga mendorong transparansi dan percepatan proses pengumpulan dana.
“Saya berharap setelah salat Jumat, takmir masjid segera menghitung isi kotak infak dan langsung mentransfernya ke Lazismu. Begitu pula dengan sekolah-sekolah Muhammadiyah, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/K, agar segera merekap donasi yang terkumpul dan melaporkannya. Ini penting untuk mengetahui potensi perolehan dana dari aksi ini,” ujarnya penuh semangat.
Sementara itu, Ferry Yudi Antonius Saputro, S.HI., M.Pd.I, selaku Koordinator Aksi One Day Charity for Free Palestine PDM Surabaya, memberikan apresiasi terhadap sinergi berbagai pihak yang telah mendukung aksi ini.
“Atas nama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan luar biasa dari semua pihak. Khususnya kepada Unit Pembantu Pimpinan (UPP) Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS), Lazismu, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah & Pendidikan Nonformal (DIKDASMEN & PnF), Majelis Tabligh, serta LPCR-PM yang telah berkolaborasi secara apik. Semoga donasi yang terkumpul dapat meringankan beban saudara-saudara kita di bumi para nabi, Palestina,” pungkas Ferry dengan penuh harap.
Kegiatan ini juga memberikan ruang ekspresi bagi para siswa. Salah satunya adalah Khairani Gustafunnisa, siswi kelas 5 Buya Hamka SDM Limas. Saat ditemui usai kegiatan, ia mengungkapkan rasa bangga dan haru bisa terlibat dalam aksi peduli Palestina.
“Aku senang dan bangga bisa ikut kegiatan peduli Palestina ini, apalagi saat kami membuat surat. Rasanya ingin bertemu langsung dan menyampaikan rasa kasihan kepada teman-teman di Palestina. Mereka juga berhak hidup layak seperti kita di sini. Mereka butuh pendidikan seperti kita. Intinya, mari bantu teman-teman kita di Palestina dengan donasi dan doa bersama,” ujar Aira, sapaan akrabnya, sambil tersenyum.
Aksi One Day Charity for Free Palestine bukan hanya bentuk solidaritas, tetapi juga merupakan pendidikan nilai kemanusiaan, empati, dan tanggung jawab sosial kepada generasi muda. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah dan penguat tekad umat Islam dalam memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan rakyat Palestina. (ali shodiqin)
