Selalu Sisakan Ruang Ikhlas

Selalu Sisakan Ruang Ikhlas
www.majelistabligh.id -

*)Oleh: Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri

Pesan tersebut menyiratkan pentingnya mempersiapkan diri secara mental dan emosional untuk menghadapi kekecewaan yang mungkin datang tiba-tiba. Ini berarti menyisihkan ruang dalam hati untuk menerima kenyataan pahit dan tidak terpaku pada harapan yang tidak terpenuhi. Dengan memiliki ruang Ikhlas, kita dapat merespon kekecewaan dengan lebih tenang dan dewasa.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلَـنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَـوْفِ وَا لْجُـوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَ مْوَا لِ وَا لْاَ نْفُسِ وَا لثَّمَرٰتِ ۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ

“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,”
(QS Al-Baqarah: 155)

Tidak semua hal berjalan sesuai rencana. Kenyataan bahwa ekspektasi tidak selalu terpenuhi adalah bagian dari kehidupan. Kekecewaan adalah hal yang wajar. Menghadapi kekecewaan adalah bagian dari proses belajar dan tumbuh.

Ikhlas bukan berarti melupakan. Ikhlas bukan berarti melupakan rasa sakit, tetapi tentang bagaimana kita tidak membiarkan rasa sakit tersebut mengendalikan diri dan cara kita berinteraksi dengan dunia.

Ruang Ikhlas adalah kekuatan. Memiliki ruang Ikhlas adalah tanda kekuatan mental dan emosional, bukan kelemahan.

Allah selalu punya rencana terbaik. Percaya bahwa di balik setiap kekecewaan, ada hikmah dan pelajaran yang bisa diambil.

Dengan menyisihkan ruang Ikhlas, kita melatih diri untuk lebih sabar, menerima kenyataan, dan tetap menjaga kedamaian hati, meskipun dihadapkan pada situasi yang mengecewakan.

Barakallahu fiikum. (*)

Tinggalkan Balasan

Search