Setelah Haji, Meningkatnya Tauhid

www.majelistabligh.id -

*)Oleh: Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri

Ibadah haji diyakini meningkatkan tauhid, yaitu kesadaran dan pengakuan akan keesaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dengan menjalankan haji, seseorang diharapkan semakin mendekatkan diri kepada Allah, memperkuat keimanan, dan lebih ikhtiar dalam beribadah.

Beberapa cara ibadah haji meningkatkan tauhid:

1) Menghadapi kesulitan dan cobaan,
Selama haji, jemaah menghadapi berbagai kesulitan seperti cuaca, jarak, dan jumlah orang yang banyak. Ini menjadi ujian untuk meningkatkan kesabaran, ketundukan, dan kesadaran bahwa segala sesuatu berasal dari Allah.

2) Mengumandangkan talbiyah,
Bacaan talbiyah yang diucapkan saat haji merupakan syiar tauhid, menyatakan pengakuan dan kesaksian akan keesaan Allah.

3) Mempersatukan umat,
Ibadah haji mempersatukan umat Islam dari berbagai belahan dunia. Hal ini memperkuat rasa persaudaraan dan kesadaran akan kesatuan umat dalam pengakuan terhadap Allah.

4) Meneladani Nabi Ibrahim,
Ibadah haji merupakan pengingat akan perjuangan Nabi Ibrahim AS yang mengorbankan segalanya untuk kebaikan umat. Ini mendorong umat untuk lebih berkorban dan berikhtiar dalam menjalankan perintah Allah.

5) Memperbaiki kualitas ibadah,
Setelah menunaikan ibadah haji, banyak jamaah yang lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka. Ini termasuk meningkatkan keikhlasan, keistiqamahan, dan keberanian dalam menjalankan perintah Allah.

6) Mencapai haji mabrur,
Haji mabrur merupakan haji yang diterima oleh Allah dan membawa berkah. Ini menunjukkan bahwa haji yang baik merupakan tanda keikhlasan dan ketundukan yang sempurna kepada Allah.

Dengan demikian, ibadah haji tidak hanya sekedar ritual, tetapi juga merupakan sarana untuk meningkatkan tauhid, mendekatkan diri kepada Allah, dan meningkatkan kualitas ibadah serta kehidupan sehari-hari.

Semoga bermanfaat. (*)

Tinggalkan Balasan

Search