Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) melangkah lebih jauh dalam upaya memperkuat posisinya sebagai pusat keunggulan akademik berkelas internasional. Pada 10–11 Mei 2025, Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) bertajuk “Menuju Era Pascasarjana Unggul Berkelas Internasional” digelar di Trawas, Mojokerto, dengan fokus pada pengembangan Program Studi S3 Studi Islam yang baru dibuka pada awal tahun ini.
Dalam Rakorsus tersebut, branding dan promosi Prodi S3 Studi Islam menjadi agenda utama. Program ini dirancang untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan Islam yang responsif terhadap tantangan global.
Menurut Kaprodi S3 Studi Islam UMSurabaya Prof. Dr. Abdul Hadi, M.Ag, penguatan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di perguruan tinggi Muhammadiyah menjadi pijakan utama dalam membentuk pemimpin akademik yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial dan keilmuan.
“Kami mengundang para calon mahasiswa yang berkomitmen untuk memperdalam ilmu agama Islam dengan perspektif global dan riset yang terintegrasi dengan kebutuhan zaman. Prodi S3 Studi Islam di UMSurabaya membuka peluang besar untuk menjadi akademisi dan pemimpin yang berperan dalam peradaban dunia,” ujar Prof. Dr. Abdul Hadi, M.Ag.
Selain Prodi S3 Studi Islam, Rakorsus ini juga menyoroti pengembangan tiga prodi magister unggulan lainnya: Magister Pendidikan Islam, Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Magister Hukum Ekonomi Syariah. Semua program tersebut dirancang dengan mengedepankan pendekatan kurikulum berbasis teknologi dan internasionalisasi, agar mampu bersaing di level global.
Direktur Pascasarjana UMSurabaya Dr. M. Ridwan, M.Pd menambahkan, strategi promosi untuk Prodi S3 Studi Islam dan prodi-prodi lainnya akan melibatkan platform digital, kolaborasi internasional, dan peningkatan jejaring riset, untuk menjangkau calon mahasiswa dari berbagai penjuru dunia.
“Kami berkomitmen untuk menjadikan UMSurabaya sebagai pilihan utama bagi para pencari ilmu yang ingin memperdalam studi Islam dengan kualitas yang tidak kalah dari universitas-universitas ternama di dunia,” tegasnya.
Prof. Zainudin Maliki, dalam kesempatan ini, juga mengingatkan pentingnya penguatan AIK untuk mencetak pemimpin yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter islami yang kuat. “Pascasarjana harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan umat dan peradaban global,” tambahnya.
Dengan semangat tersebut, Wakil Direktur Pascasarjana UMSurabaya, Dr. Sholikhul Huda mengajak para calon mahasiswa untuk segera bergabung dalam Program S3 Studi Islam dan Program Magister S2 Pendit Islsm (PI), S2 Hukum Ekonomi Syariah ( HRS) dan S2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ( PBSI). Hal ini untuk memberikan kesempatan langka untuk menjadi bagian dari komunitas akademik yang mendalami ilmu Islam secara mendalam, kritis, dan berwawasan internasional. (ed)
