Amirul Hajj Indonesia Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, yang juga Menteri Agama RI, memimpin rombongan resmi Amirul Hajj untuk bertemu dengan tokoh terkemuka Arab Saudi, Dr. Osamah Fadl Al-Barr—mantan Wali Kota Mekkah sekaligus pengusaha senior yang kini menjadi Penasehat Kerajaan Arab Saudi. Silaturahim berlangsung dalam suasana hangat di Kota Suci Makkah, Senin (9/6/20250).
Pertemuan yang berlangsung di kediaman pribadi Dr. Osamah ini menjadi ruang strategis untuk membahas penguatan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia, yang setiap tahunnya mengirimkan tidak kurang dari dua juta jemaah.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak mengeksplorasi berbagai peluang investasi, di antaranya pembangunan bandara di Thaif, rumah sakit khusus jemaah, serta penguatan sektor logistik halal yang mendukung kenyamanan ibadah jemaah Indonesia.
“Jemaah Indonesia merupakan penyumbang terbesar dalam dinamika ekonomi haji dan umrah di Arab Saudi. Karena itu, perlu ada penguatan fasilitas dan infrastruktur yang ramah jemaah, baik dari sisi transportasi, akomodasi, hingga layanan kesehatan dan konsumsi,” ujar Prof. Nasaruddin.
Silaturrahmi yang turut dihadiri oleh Dr. Amirsyah Tambunan, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus anggota Amirul Hajj, memperkuat diplomasi spiritual dan ekonomi antar-dua negara sahabat.
Amirsyah menyampaikan bahwa kolaborasi Indonesia dan Arab Saudi dalam membangun ekosistem haji bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah secara holistik dan integral.
“Pertama, sektor transportasi menggerakkan ekonomi lintas negara. Kedua, akomodasi hotel tidak pernah sepi sepanjang musim haji dan umrah. Ketiga, layanan kesehatan dan asuransi perlu rumah sakit khusus jemaah Indonesia,” jelasnya.
Selain itu, kebutuhan konsumsi seperti beras, ikan, sayur, hingga bumbu, perlu sistem logistik halal yang terkelola baik sesuai prinsip halalan thayyiban. Hubungan kedua negara harus terus ditingkatkan dalam rangka memperkuat kerjasama kedua negara dan kerjasma Bisnis-ke-bisnis (B2B) mengacu pada (pasar bisnis atau pasar industri bisnis antar kedua negara secara profesional.
Pertemuan ini disambut antusias oleh Dr. Osamah Fadl yang membuka lebar peluang investasi bersama. Ia menyampaikan dukungannya atas upaya Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan jemaah di Arab Saudi. (afifun nidlom)
