Kabar menggembirakan datang dari Surakarta dengan penggabungan Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah Surakarta dan Akademi Kebidanan (Akbid) Persada Palembang menjadi Universitas Muhammadiyah (UM) PKU Surakarta.
Penggabungan ini secara resmi ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Nomor 55/B/0/2025, yang memberikan izin penggabungan kedua institusi tersebut menjadi UM PKU Surakarta.
Penyerahan SK dilakukan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VI di Gedung Rektorat ITS PKU Muhammadiyah Surakarta pada Sabtu, 22 Februari 2025.
Seperti dilansir di laman resmi PP Muhammadiyah, Kamis (6/3/2025), SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua LL Dikti Wilayah VI, Bhimo Widyo Andoko, yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Organisasi dan SDM Kemendiktisaintek. SK diterima oleh Wakil Ketua Badan Pembina Harian (BPH), Harun Joko Prayitno, serta Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti.
Harun Joko Prayitno menyatakan bahwa persetujuan perubahan menjadi UM PKU Surakarta merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi, terutama dalam bidang kesehatan, teknologi, sains, dan rekayasa. Ia menekankan bahwa transformasi ini juga mendukung kebijakan pemerintah dalam penyehatan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
“Dengan hadirnya UM PKU Surakarta, diharapkan kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan, sains, dan teknologi dapat terpenuhi,” katanya.
Lebih jauh, Harun berharap perguruan tinggi yang telah berdiri sejak 1993 ini mampu menjawab tantangan ekonomi dan kemajuan bangsa.
“Perubahan ITS PKU menjadi UM PKU diharapkan dapat menjadikan perguruan tinggi ini bergerak maju dan beradaptasi dengan dinamika serta kebutuhan masyarakat,” ujar Harun.
Rektor UM PKU Surakarta Weni Hastuti menyampaikan bahwa transformasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pendidikan yang ditawarkan.
“UM PKU Surakarta akan terus berupaya meningkatkan kompetensi lulusan agar siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Penggabungan ini, imbuh dia, diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri, sehingga lulusan UM PKU Surakarta dapat lebih mudah terserap di dunia kerja.
Selain itu, universitas ini berencana untuk mengembangkan program-program penelitian yang inovatif dan aplikatif guna memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Dengan adanya penggabungan ini, UM PKU Surakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan yang diberikan kepada mahasiswa. Universitas ini juga berencana untuk menjalin kerja sama dengan berbagai institusi, baik di dalam maupun luar negeri, guna memperluas jaringan dan meningkatkan reputasi di kancah internasional,” papar Weni.
Transformasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan demikian, UM PKU Surakarta siap berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang kompeten dan berdaya saing global. (wh)
