Stafsus Menag: Petugas Haji Harus Mengedukasi Jemaah Unggah Konten Positif di Media Sosial

www.majelistabligh.id -

Staf Khusus Menteri Agama, Ismail Cawidu, mengimbau jemaah haji Indonesia untuk bijak dalam menggunakan media sosial selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, masyarakat sangat mendambakan informasi yang bersifat edukatif, inspiratif, dan memberikan dampak positif.

“Publik butuh informasi yang membangun, bukan yang memprovokasi atau membuat resah,” ujar Ismail seusai memberikan materi dalam kegiatan Bimbingan Teknis Petugas Haji 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (18/4).

Ismail menekankan pentingnya peran petugas haji dan ketua kloter dalam mengedukasi jamaah. Ia meminta agar para petugas berhati-hati saat memproduksi maupun mengunggah konten ke media sosial, agar tidak merugikan diri sendiri, jamaah, maupun masyarakat luas.

“Ketua kloter harus mampu membimbing jamaah agar tidak sembarangan membagikan konten negatif atau yang bisa menjelekkan pihak lain. Justru, dengan menyebarkan konten positif yang edukatif dan memotivasi, informasi itu bisa menjadi rujukan yang baik bagi masyarakat,” paparnya.

Lebih lanjut, Ismail menyoroti maraknya konten di media sosial yang kerap memutarbalikkan fakta. Ia mencontohkan keluhan soal konsumsi yang dianggap tidak layak, padahal makanan tersebut sebenarnya layak namun tidak segera dikonsumsi oleh jamaah. Narasi yang dibangun di media sosial kemudian menjadi negatif dan menyesatkan.

“Kami sangat menyayangkan jika fakta disalahartikan dan disebarluaskan dengan narasi yang tidak sesuai. Ini bisa mencoreng pelaksanaan haji dan menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Ismail berharap, seluruh jemaah dan petugas haji 2025 dapat menjadi agen penyebar informasi yang mendidik, menenangkan, serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat global, khususnya melalui platform digital. (afifun nidlom)

Tinggalkan Balasan

Search