Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terus digelorakan warga Grand Masangan. Takmir Masjid Jami Grand Masangan berkolaborasi dengan Ibu-Ibu PKK RW 10 Grand Masangan menggelar kegiatan pembagian takjil di sekitar Jalan Raya Masangan Wetan, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh ibu-ibu PKK serta remaja masjid (Remas) Jami Grand Masangan. Sejak sore hari, para relawan tampak antusias menyiapkan dan membagikan ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kehadiran mereka pun disambut hangat masyarakat.
Ketua PKK RW 10, Ibu Yuli Eko Armadianto, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap pekan selama bulan Ramadan. Pelaksanaannya dilakukan secara bergilir di setiap PKK RT di lingkungan RW 10.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap minggu selama Ramadan dan dibagi per PKK RT. Ini bagian dari upaya kami untuk ikut berbagi kebahagiaan dengan masyarakat di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya di sela kegiatan.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Jami Grand Masangan, Gus Sholikh Al Huda, menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan yang telah disusun takmir masjid. Selain pembagian takjil menjelang berbuka, takmir juga menyelenggarakan salat tarawih berjamaah, ngaji bakda subuh, peringatan Nuzulul Quran, serta penerimaan dan penyaluran zakat mal dan zakat fitrah.
“Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan untuk berbuka, tetapi juga memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial. Masjid harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan dan solidaritas,” tutur Gus Sholikh.
Ia juga memberikan apresiasi atas kolaborasi dengan ibu-ibu PKK RW 10 yang dinilainya sangat membantu dalam memakmurkan masjid melalui kegiatan sosial keagamaan. Menurutnya, sinergi antara takmir, PKK, dan remaja masjid menjadi modal sosial penting dalam membangun lingkungan yang religius dan harmonis.
Gus Sholikh berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan pada Ramadan tahun-tahun mendatang. “Semoga tradisi baik ini tetap terjaga dan semakin melibatkan lebih banyak warga,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi yang solid, Masjid Jami Grand Masangan diharapkan terus menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus ruang penguatan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial bagi warga sekitar. || gus sholikh
