Tiga Jemaah Haji RI Hilang, Menag: Upaya Pencarian Terus Dilakukan

www.majelistabligh.id -

Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar menegaskan, pencarian tiga jemaah haji Indonesia  yang dinyatakan hilang di Arab Saudi sejak akhir Mei terus dilakukan meski menghadapi banyak tantangan di lapangan.

“Kami belum menemukan mereka. Tapi pencarian tidak berhenti,” kata Menag usai Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2025 di Tangerang, Senin (28/7/2025).

Ketiga jemaah tersebut diketahui mengalami demensia, sehingga kehilangan ingatan secara menyeluruh, bahkan tak mengenali identitas diri maupun keluarga. Hal ini menyulitkan proses pelacakan.

“Nama ditanya hari ini beda, besok beda lagi. Ini tantangan sangat besar. Tapi kami tetap berusaha,” jelas Menag.

Menurut laporan, mereka meninggalkan hotel tempat menginap dan tidak kembali. Secara fisik masih sehat, sehingga bisa berjalan sendiri tanpa pendampingan.

Tim pencari dari Kemenag bekerja sama dengan otoritas keamanan Arab Saudi terus menyisir area Makkah dan Madinah.

Identitas tiga jemaah yang hilang:

1. Nurimah (80) — Kloter PLM 19, hilang sejak 28 Mei dari Hotel 614.

2. Sukardi (67) — Kloter SUB 79, hilang sejak 29 Mei dari Hotel 813.

3. Hasbulah (73) — Kloter BDJ 07, hilang sejak 17 Juni dari Hotel 709.

Kemenag juga mengirimkan sampel DNA dari keluarga jemaah untuk dicocokkan dengan jenazah tanpa identitas yang ditemukan di rumah sakit Makkah dan Madinah.

“Kami tetap berharap mereka ditemukan selamat. Tapi jika tidak, kami siapkan proses identifikasi jenazah seakurat mungkin,” ujar Menag.

Sebagai bentuk tanggung jawab spiritual, Kemenag telah melakukan badal haji untuk dua jemaah, yakni Nurimah dan Sukardi. Adapun Hasbulah menghilang setelah menunaikan puncak ibadah haji.

Dalam kesempatan yang sama, Menag juga menyampaikan masih ada jemaah haji Indonesia yang dirawat di rumah sakit Saudi sejak 2024, termasuk yang hidup dengan bantuan alat medis.

“Nyawa manusia tidak bisa diukur dengan uang. Selama masih ada detak jantung, kita jaga. Asuransi terus berjalan, dan negara hadir,” tandasnya. (afifun nidlom)

Tinggalkan Balasan

Search