Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, SMK Muhammadiyah 7 (SMK Mutu) Gondanglegi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ideologi serta kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Hal ini tercermin dalam program khusus bertajuk “Darul Arqam Ramadan PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) Series”.
Sekolah rujukan nasional ini terus memfokuskan diri untuk memberikan bekal para guru dengan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) serta profesionalisme kerja.
Kegiatan yang dipusatkan di Grand Hall lantai 7 The Titanium Building ini menghadirkan narasumber spesial, Ustad Hanif Asyhar, M.Pd., seorang profesional trainer yang fokus membangun kesadaran diri melalui sentuhan spiritual dan hati.
Dalam sesi materinya, beliau menekankan urgensi aspek spiritual yang fundamental bagi seorang pendidik, yakni pentingnya menata niat dan hati. Menurutnya, setiap aktivitas mendidik dan mengajar hendaklah dilandasi dengan niat yang lurus karena Allah Swt agar setiap lelah yang dikeluarkan bernilai ibadah dan memberikan keberkahan bagi para siswa.
Ada beberapa poin penting yang disampaikan Ustadz Hanif khusus bagi para pejuang pendidikan:
- Niat sebagai penentu pahala. Beliau menekankan bahwa tanpa niat yang lurus (Lillahi Ta’ala), maka kegiatan mendidik dan mengajar hanya akan menjadi rutinitas yang melelahkan tanpa nilai ukhrawi.
- Hati yang bersih (Qolbun Salim). Guru yang mendidik dengan hati, akan lebih mudah menyentuh hati siswa. Hati yang bersih dari sifat sombong, riya dan merasa diri paling hebat, merupakan kunci keberhasilan transfer ilmu.
- Integritas Pendidik. Menata hati berarti menjaga sinkronisasi antara ucapan dan perbuatan, sehingga guru akan dapat menjadi teladan yang baik (Uswatun Hasanah) yang nyata bagi para siswa.
- Keikhlasan dalam pengabdian. Para PTK diajak untuk melihat segala tantangan di sekolah menjadi sarana penggugur dosa dan investasi amal jariyah yang tidak terputus.
Sementara itu kepala SMK Mutu Gondanglegi, Munali, S.T., M.Pd, menyampaikan bahwa kehadiran Ustadz Hanif memberikan energi baru bagi para pendidik dan tenaga kependidikan. Ramadan merupakan momentum terbaik untuk melakukan recharging iman. “Melalui paparan Ustadz Hanif, kami diingatkan bahwa kesuksesan mendidik dimulai dari hati yang bersih dan niat yang tulus,” ujarnya.
Suasana kegiatan yang berjalan menarik ini bertambah asyik dengan adanya komunikasi dua arah yang gayeng. Tampak para peserta PTK sangat enjoy menikmati setiap menit demi menit yang isinya full motivasi spiritual dari Ustadz Hanif Asyhar.
Akhirnya, kegiatan ini diharapkan dapat membawa spirit dan semangat Ramadan SMK Mutu Gondanglegi bertransformasi menjadi energi positif dalam belajar-mengajar. Sebagai sekolah yang terus berinovasi, maka penguatan karakter pendidik melalui kegiatan bermutu seperti ini menjadi kunci utama dalam mempertahankan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. || Hanif Asyhar, M.Pd.
