Dalam rangka memperkuat jaminan mutu pendidikan bertaraf internasional, SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix), kembali menggelar rangkaian ujian Centre Progression Test (CPT) dan International Progression Test (IPT).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan sekolah dalam mengimplementasikan program kelas internasional (International Class Program/ICP) yang telah menjadi ciri khas dan unggulan institusi pendidikan tersebut.
Ujian CPT dan IPT ini diikuti oleh sebanyak 96 siswa dari kelas 1 hingga kelas 5 yang tergabung dalam program ICP. Pelaksanaannya berlangsung selama tiga hari, yakni pada 21-23 Mei 2025, dan terpusat di lingkungan SD Musix Surabaya.
Pelaksanaan ujian ini tidak hanya mencerminkan keseriusan sekolah dalam menjalankan pendidikan berstandar global, tetapi juga menjadi tolok ukur evaluasi akademik siswa secara menyeluruh.
Ujian CPT dirancang khusus untuk siswa kelas 1 dan 2. Soal-soal pada CPT ini dibuat oleh tim ahli dari Centre Universitas Negeri Malang, yang bekerja sama dengan SD Musix dalam hal pengembangan kurikulum internasional.
Sementara itu, siswa kelas 3 hingga 5 mengikuti ujian IPT yang mengadopsi soal-soal langsung dari Cambridge, sebuah lembaga pendidikan internasional yang telah dikenal luas akan kualitas dan kredibilitas sistem evaluasinya.
Adapun materi ujian yang diujikan mencakup tiga mata pelajaran utama, yakni Bahasa Inggris (English), Ilmu Pengetahuan Alam (Science), dan Matematika (Mathematic).
Bentuk soal mencakup tiga keterampilan penting yaitu listening (mendengarkan), reading (membaca), dan writing (menulis).

Guna menjamin transparansi dan integritas selama pelaksanaan ujian, setiap ruang ujian diawasi secara ketat melalui kamera Zoom yang tersambung langsung ke Pusat Cambridge di Universitas Negeri Malang.
Dengan sistem ini, pengawasan dapat dilakukan secara real-time dan akurat, memastikan tidak ada kecurangan serta menjaga kualitas pelaksanaan tes.
Anisa Herwati, S.Pd.I, Kepala Urusan Kurikulum sekaligus Koordinator Program Kelas Internasional di SD Musix, menegaskan pentingnya penyelenggaraan ujian CPT dan IPT sebagai alat ukur objektif terhadap capaian akademik siswa.
“Ujian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami pelajaran menggunakan bahasa pengantar Inggris, khususnya dalam pelajaran matematika dan sains. Selain itu, hasil dari ujian ini akan membantu kami dalam memetakan perkembangan belajar setiap siswa dengan lebih akurat selama satu tahun ajaran,” ujar Anisa.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa hasil dari tes ini sangat penting bagi guru dalam menyusun strategi pembelajaran ke depan.
Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing siswa, guru dapat merancang pendekatan yang lebih personal dan efektif.
“Ini bukan hanya soal nilai, tetapi juga tentang bagaimana siswa bisa berkembang secara maksimal. Ujian ini juga membekali mereka dengan pengalaman menghadapi tes internasional, yang kelak akan berguna saat mereka menempuh pendidikan di jenjang yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Dari sisi kurikulum, pelaksanaan CPT dan IPT menjadi bagian dari langkah strategis sekolah dalam menyempurnakan sistem pendidikan yang diterapkan.
Umpan balik dari ujian ini akan digunakan sebagai dasar evaluasi dan pengembangan kurikulum, memastikan bahwa metode pengajaran dan materi yang disampaikan benar-benar relevan dengan standar internasional yang berlaku.
Komitmen SD Musix dalam menciptakan generasi unggul dan kompetitif di tingkat global tercermin dalam keseriusan mereka menyelenggarakan berbagai program inovatif, termasuk CPT dan IPT ini.
Dengan dukungan tenaga pengajar profesional, pendekatan pengajaran yang modern, dan fasilitas yang memadai, SD Musix terus berusaha menjadi lembaga pendidikan dasar yang mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan untuk bersaing di level internasional. (darmaji/tim)
