Ukuran Sukses Ramadan

*) Oleh : Ferry Is Mirza
Jurnalis senior dan aktivis Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Sebenarnya sederhana bagaimana melihat sejauh mana Ramadan membekas dalam diri kita. Adalah ketika keluar dari Ramadan kita menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, dalam banyak hal: salat kita, tilawah kita, akhlak kita, cara kita mengelola waktu dan lain sebagainya.

Sukses Ramadan berarti sukses dalam setidaknya dua hal.

Pertama, shiyam atau puasa. Kedua, Qiyam atau shalat tarawih. Tapi tentu, kita ingin yang lebih dari itu, bukan? Nah, kita akan bahas satu persatu.

  1. Sukses Puasa

Yang dimaksud dengan sukses puasa bukan hanya sanggup menahan lapar, dahaga dan tidak berbubungan suami istri selama sebulan penuh di siang hari. Puasa yang sukses bukan hanya berpuasa untuk sekadar menggugurkan kewajiban saja. Tetapi meraih banyak keutamaan dan pahala, juga menahan diri dari hal -hal yang mengkikis habis pahala puasa, seperti mengucapkan rafats (kata kata yang kotor), melihat dan mendengarkan sesuatu yang diharamkan. Senantiasa kita termasuk orang yang menjalankan ibadah puasa sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam.

  1. Sukses Tarawih

Jika kita menginginkan  dosa dosa kita yang lalu diampuni, maka selain puasa kita harus sempurna, salat malam kita di bulan Ramadan juga harus penuh dan dikerjakan dengan tuma’ninah. Mungkin ini yang sering kita abaikan. Tarawih ditinggalkan demi memburu persiapan lebaran, terkadang juga mudik yang menyita waktu hingga berhari -hari. Salat tarawih harus tetap menjadi prioritas dari yang lainnya. Kalaupun harus mudik tetap bertekad untuk tidak bolong salat malam.

  1. Sukses Tilawah Al-Qur’an

Sangat dianjurkan untuk khatam membaca Al-Qur’an minimal satu kali selama Ramadan. Jika lebih dari itu, tentu lebih baik lagi. Bacaan Al-Qur’an juga harus diresapi, dengan tartil, tidak terburu-buru hanya untuk mengejar target. Inilah kesempatan bagi kita untuk semakin dekat dan cinta pada Al- Qur’an. Seusai Ramadan, intensitas kita dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an semakin meningkat. Itu yang diharapkan.

  1. Sukses Sedekah

Di bulan Ramadan, sedekah bisa berupa banyak hal. Berbagi takjil, memberikan bingkisan atau baju lebaran, atau bisa berupa uang dan manfaat kepada orang yang membutuhkan. Yang jelas Rasulullah selalu memperbanyak sedekah ketika sudah memasuki Ramadan.

In syaa Allah bermanfaat, silakan dishare untuk meraih pahala amal jariyah. || fimdalimunthe55@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Search