Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) kembali memberikan kabar baik bagi para calon mahasiswa baru (camaba) yang memiliki hafalan Al-Qur’an.
Dalam gelombang kedua penerimaan mahasiswa baru yang berlangsung hingga 1 Juni 2025, UM Surabaya resmi membuka program Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an khusus untuk dua fakultas bergengsi, yakni Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).
Program ini merupakan bentuk nyata komitmen UM Surabaya dalam mendukung generasi muda muslim yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam spiritualitas dan karakter.
Dengan memberikan beasiswa kepada hafidz dan hafidzah, UM Surabaya ingin menjembatani potensi religius dan akademik para pelajar, khususnya mereka yang memiliki cita-cita menempuh pendidikan di bidang kedokteran dan kedokteran gigi.
Kepala Biro Penerimaan Mahasiswa Baru (BPMB) UM Surabaya M. Febriyanto Firman Wijaya menegaskan, beasiswa ini merupakan langkah strategis dalam membangun generasi profesional yang memiliki landasan nilai-nilai keislaman yang kuat.
“Kami sangat mengapresiasi para penghafal Al-Qur’an yang ingin melanjutkan studi di bidang kesehatan. Lewat program ini, kami berharap lebih banyak camaba dari kalangan santri maupun siswa tahfidz dapat bergabung bersama kami di UM Surabaya, khususnya di FK dan FKG. Bantuan beasiswa ini juga bernilai besar dan diharapkan bisa meringankan beban biaya pendidikan,” ujar Riyan dalam pernyataannya pada Jumat (9/5/2025).
Beasiswa ini terbuka bagi camaba yang telah menghafal minimal 3 juz Al-Qur’an. Namun demikian, Riyan menekankan bahwa meskipun tergolong beasiswa tahfidz, para pendaftar tetap diwajibkan mengikuti serangkaian tes tulis sebagai bagian dari proses seleksi.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan kesiapan calon mahasiswa secara menyeluruh, baik dari aspek spiritual maupun intelektual.
“Program FK dan FKG dikenal dengan kompetisi masuk yang ketat, sehingga tetap ada proses seleksi akademik meskipun pelamar adalah hafidz atau hafidzah. Ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan bahwa para penghafal Al-Qur’an juga mampu bersaing secara akademik di bidang kedokteran,” imbuhnya.
Untuk bisa mengikuti program ini, calon mahasiswa diharapkan segera mendaftar melalui website resmi UM Surabaya dan mengikuti semua prosedur yang telah ditentukan.
Informasi mengenai syarat, ketentuan, serta tahapan seleksi dapat diakses secara lengkap melalui laman resmi universitas atau dengan menghubungi layanan informasi resmi di nomor 085852446337.
Melalui program beasiswa tahfidz ini, UM Surabaya kembali menegaskan visinya sebagai kampus islami yang unggul dalam mutu, berkemajuan dalam pemikiran, dan menjunjung tinggi nilai-nilai religiusitas.
Dengan menyatukan keilmuan dan ketakwaan, UM Surabaya berharap dapat mencetak lulusan FK dan FKG yang tidak hanya mumpuni dalam keilmuan kedokteran, tetapi juga memiliki karakter yang mulia dan tangguh secara spiritual. (*/wh)
