UMM Puncaki Daftar Kampus Riset Terbaik se-Indonesia

www.majelistabligh.id -

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Pada tahun 2025, UMM berhasil meraih posisi teratas sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia dalam bidang penelitian atau riset, berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh SCImago Institutions Rankings (SIR).

SIR sendiri merupakan lembaga pemeringkatan akademik bertaraf internasional yang menilai institusi-institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia berdasarkan indikator yang komprehensif dan berstandar global.

Capaian ini menjadi cerminan nyata dari kesungguhan UMM dalam membangun budaya akademik yang kuat, khususnya dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui riset yang berkualitas.

Tidak hanya dilihat dari kuantitas penelitian yang dihasilkan, namun juga dari segi kualitas karya ilmiah yang dipublikasikan, UMM menunjukkan kinerja yang luar biasa.

Wakil Rektor IV UMM yang membidangi urusan Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama, Dr. Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D menyampaikan, keberhasilan ini adalah buah dari komitmen serius universitas dalam menciptakan ekosistem penelitian yang profesional dan berdampak.

Menurutnya, UMM terus mendorong sivitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa, untuk aktif menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya bermanfaat bagi dunia akademik, tetapi juga memiliki pengaruh nyata terhadap masyarakat dan pembangunan peradaban.

“Ini adalah bukti bahwa UMM tidak main-main dalam hal penelitian. Kami mengelola sistem riset dengan tata kelola yang baik, serta selalu berorientasi pada hasil yang bisa dirasakan oleh masyarakat secara luas,” ujar Salis.

SIR sendiri menggunakan lebih dari sepuluh indikator dalam proses penilaiannya. Salah satu indikator utama adalah jumlah publikasi ilmiah yang terindeks di Scopus, sebuah basis data jurnal ilmiah internasional yang sangat prestisius.

Dalam beberapa tahun terakhir, UMM menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam hal ini. Tidak hanya jumlahnya yang bertambah, tetapi juga kualitasnya terus meningkat.

Untuk mendukung hal tersebut, UMM menyediakan berbagai program pendampingan, pelatihan, dan pendanaan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas para peneliti.

Lebih dari itu, aspek kualitas riset juga dilihat dari berapa banyak artikel yang diterbitkan dalam jurnal-jurnal bereputasi tinggi kategori Q1—yakni jurnal dengan kualitas dan dampak tertinggi dalam bidangnya.

“Penelitian-penelitian dari dosen UMM ternyata banyak yang berhasil menembus jurnal-jurnal tersebut dan mendapatkan sitasi yang tinggi,” tegas Salis.

“Ini menandakan bahwa karya ilmiah dari UMM tidak hanya dihasilkan untuk memenuhi kewajiban akademik semata, tetapi juga memiliki pengaruh dan diakui oleh komunitas ilmiah global,” imbuh dia.

Salis juga menekankan pentingnya kolaborasi internasional sebagai salah satu indikator penting dalam penilaian SIR.

Menurutnya, UMM aktif menjalin kerja sama dengan berbagai institusi, baik di tingkat universitas, pemerintahan, lembaga swadaya masyarakat, perusahaan, hingga startup, yang berasal dari berbagai belahan dunia seperti Asia, Eropa, Amerika, hingga Afrika.

“Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan daya saing UMM secara internasional, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pengembangan riset lintas disiplin dan budaya,” papar dia.

Selain indikator-indikator tersebut, masih ada sejumlah parameter lain yang dinilai oleh SIR, seperti normalized impact (pengaruh terstandarisasi), excellence with leadership (kepemimpinan dalam publikasi unggul), jumlah output dari jurnal sendiri maupun bukan milik sendiri, high quality publications, scientific leadership, open access, hingga scientific talent pool.

Dalam semua aspek ini, UMM dinilai mampu menunjukkan performa yang sangat baik, sehingga layak mendapatkan pengakuan sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di bidang penelitian di Indonesia.

Menanggapi capaian ini, Rektor UMM Prof. Nazaruddin Malik menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi seluruh sivitas akademika yang telah bekerja keras menciptakan iklim riset yang produktif dan unggul.

“Rekognisi dari SIR ini merupakan bukti konkret bahwa UMM selama ini telah menjadikan penelitian sebagai salah satu fokus utama pengembangan institusi,” turut wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim ini.

Namun demikian, Nazaruddin juga mengingatkan bahwa tujuan utama dari penelitian bukan hanya untuk memenuhi indikator akademik atau mengejar peringkat.

“Penelitian yang baik adalah penelitian yang mampu menjawab persoalan riil masyarakat, memberikan solusi bagi tantangan zaman, dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan peradaban. Bukan sekadar untuk dipublikasikan lalu dibaca, tapi harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tegasnya.

Dengan capaian ini, UMM tidak hanya membuktikan eksistensinya sebagai kampus unggulan di tingkat nasional, tetapi juga memperkuat posisinya di peta pendidikan tinggi global, khususnya dalam bidang riset dan inovasi.

Ke depan, UMM berkomitmen untuk terus menjaga bahkan meningkatkan kualitas riset demi kemajuan bangsa dan umat manusia secara keseluruhan. (*/wh)

Tinggalkan Balasan

Search