UMM Siapkan Mahasiswa Jadi Eksportir Andal Lewat Kolaborasi dengan Bea Cukai

www.majelistabligh.id -

Untuk mencetak generasi muda yang mandiri dan mampu menembus pasar global, Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) menggandeng Bea Cukai dan praktisi ekspor dalam diskusi bertajuk “Muda, Mandiri, Mendunia, Gen Z Siap Ekspor” pada Rabu (25/6/2025).

Kegiatan ini membuka wawasan mahasiswa tentang dunia ekspor, regulasi, peluang pasar digital, hingga tips praktis dari alumni yang telah sukses menjadi eksportir.

Turut hadir Kepala Kantor Bea Cukai Wilayah II, Ir. Agus Sudarmaji, M.Sc. dan Direktur Media Mitra Indonesia, Sumhaji.

Agus menyampaikan materi tentang tugas dan pokok bea cukai. Ia membahas secara umum tentang peran bea cukai, pengertian cukai, proses ekspor, dinamika ekonomi global, dan arus transportasi ekspor-impor Indonesia.

Begitupun dengan tugas dan fungsi bea cukai, hingga prosedur pengawasan dan sanksi terhadap pelaku yang melanggar prosedur ekspor di Indonesia.

Berikutnya Direktur Media Mitra Indonesia, Sumhaji mengungkapkan tren baru ekspor digital yang saat ini masih potensi dan peluang besar.

Bahkan produk apa saja yang potensi ekspor, peluang ekspor produk digital, jumlah eksportir di ASEAN, langkah-langkah memulai ekspor, referensi ekspor, hingga bagaimana menghadapi tantangan ekspor.

“Hal-hal ini harus dimengerti oleh anak-anak muda zaman sekarang. Sehingga, nanti ketika benar-benar terjun, kalian bisa menguasai medan dan sukses menjalankannya,” kata Sumhaji.

Hal menarik juga disampaikan alumni EP UMM sekaligus eksportir, Nada Ulviani. Dia bercerita bagaiaman ia mengawali sebagai eskportir, bagaimana terjun ke komoditas dan eskpor, hingga tips sukses sebagai eksportir.

Dia juga menjelaskan apa saja yang harus dilakukan ketika menerima order, tanggungjawab pengiriman, penentuan harga, dan system pembayaran.

Nada juga menjelaskan cara bagaimana ketemu buyer yang pencairan pembayaran yang memiliki termin beberapa bulan kemudian.

Pertanyaan juga terkait dokumen sertifikasi produk ekspor itu dibebankan kepada trader, supplier atau eksportir, dan lainnya. Adapun agenda ini menjadi cara EP UMM mendorong inovasi teknologi dan siap mewujudkan eksportir handal yang sukses menembus pasar global. (*/wh)

Tinggalkan Balasan

Search